Doktrin Dan Ajaran NII Al-Zaytun

DOKTRIN DAN AJARAN

Membicarakan tentang hubungan agama dan negara, akan mengantarkan kita pada satu pertanyaan klasik: “Apakah Islam itu agama atau negara?” Pertanyaan ini segera menggiring pikiran orang kepada klasifikasi rasional dualistik terbatas yang menghipotesiskan dua kemungkinan, Is“lam adalah agama, bukan negara” atau “Islam adalah agama sekaligus negara”. di masa Rasulullah dan sahabat, Muhammad Abid al-Jabiri memaparkan beberapa data. Pertama, orang-o Merujuk kepada fakta-fakta sosial historis yang membingkai tema “agama dan negara”rang Arab ketika Nabi Muhammad diutus tidak mempunyai raja dan negara.

Selengkapnya silahkan KLik : http://www.nii-crisis-center.com/doktrin-dan-ajaran-nii-al-zaytun

  • Share/Bookmark

6 Tanggapan terhadap “Doktrin Dan Ajaran NII Al-Zaytun”

  1. abdullah mengatakan:

    Al ZAytun sekarang posisinya lagi kuat, karena di beking oleh Intelijen ABRI, Pemerintah dan Orang-2 yang ingin membuat citra ISLAM terpuruk. Tapi sesuai janji Allah, yang bathil itu tidak akan langgeng, dan pastilah suatu saat Allah SWT akan menghancurkan kebathilan tsb. Semoga kita semua bisa melakukan “Amar ma’ruf dan nahi munkar”

  2. seyulieang mengatakan:

    Setuju dengan ajakan ,,Amar ma’ruf dan nahi munkar,,. Tentu sasaran kita hanyalah kepada para korban yang terjerumus dengan jebakan NIIZ. kalo kepada NIIZ-nya rasanya sulit, karena sejak awalnya memang NIIZ di-skenario untuk merusak generasi Islam.

    Kita seharusnya rela dengan kejatuhan korban2 yang ada di NIIZ. Mereka bukanlah orang Islam yang patut dibanggakan sebagaimana umat Islam yang menjunjung ajaran Rasul SAW. Betapapun parahnya hasil penjebakan, toh nyatanya siapapun yang sadar, dapat kembali kepada Islam sebagaimana sebelumnya. Pengalaman telah lama berlangsung, bagi siapapun yang keluar akan dipancung dlsb. Hanyalah alat penakut burung di sawah.
    Kita sadarkan dari berbagai jalan pencerahan dan bahasa persuasif yang benar-benar menyentuh, hasilnya toh berbalik sebagaimana mengena hati yang telah membatu.

    Jadi biarlah mereka yang hatinya sudah membatu menyatu dengan bejatnya NIIZ. Biarlah mereka disitu, setan berkumpul dengan setan. Malah kita kawatir kalo sampai mereka terlepas sebelum sadar dari kesalahannnya, mereka membuat kekacauan atas nama Islam. Biarlah mereka tertidur menunggu futuh, dengan mimpi berbuih keberhasilan yang akan disombongkan di kemudian hari khayalannya.

    kalo NIIZ tujuannya adalah untuk memberangus setan yang berkedok Islam justru kita yang merasa menjunjung ajaran Rasul SAW, merasa diuntungkan. Yang tersisa ini adalah umat Islam yang semestinya mengembangkan akhlak mulia Rasul SAW, untuk kemudian negara ini berisi umat Islam yang Islami. Dan negara ini dipimpin oleh pemimpin yang Islami dengan masyarakat yang Islami. Akhirnya masayarakat yang non Islami-pun simpati dengan Islam yang sebenarnya.
    Negara ini harus kita bersihkan dari orang yang mengaku Islam tapi berjiwa setan. bagaimana tidak? Islam koq mengajarkan tipu ortu, Islam koq ajarkan tinggalkan shalat. Lho gitu koq setuju. ya memang Setan

    Heeee aktivis NIIZ!!! kalo kamu-kamu masih setan jangan kamu keluar dari situ!!. Biarlah yang kotor berkumpul sesama yang kotor. Nanti kamu kesini toh kamu bosan diajak shalat lagi. Biarlah ibumu setrok, kamu tetaplah disitu, kalo kamu kesini toh kamu nanti akan menyesal telah menipu ortumu!!!. Jangan sampe kamu menyesal, agar kamu tetap sebagaimana setan adanya.

  3. ntha mengatakan:

    ya allah,, prihatin . sy yg termasuk suadah tidak taskiyah lagi selama dari syawal sya masih dilanda bingung plus ketakutan. karna abi dan umi2 yg ngjak sy masih menghubungi. dan meminta ketemuan. tidak jarang ada di sekitar kampus. yang sy sayangkan, bangunan sebagus itu alzaytun. jadi benar milik negara islam indonesia. sy yg termasuk berinfaq waktu MH, jd yg memiliki zaytun i2 adalah orang2 yg berinfak. tapi tetap saja orang2 nii kan. sayang bgd. jd, bener? zaytun milik nii??

  4. aku mengatakan:

    ntha al-zaytun milik ummat islam

  5. tmn ntha mengatakan:

    jangan bingung…. dan jngan cemas. islam tu rahmatan lil a’lamin. kalau kita di ajak untuk menuju keburukan berarti itu bukan islam. yang sesat tu orang islam yang nyuri, pejabat yang korupsi….. pejabat yang menggunakan hak rakyat tp di makan sendiri, palagi pejabat itu ngku-ngaku beragama. itu yang dikatakan sesat

  6. seyulieang mengatakan:

    jangan bingung…. dan jangan cemas. Islam tu rahmatan lil a’lamin. Kalau kita di ajak untuk menuju keburukan berarti itu bukan Islam. Kalau kita diajak mendusta orangtua (keburukan) dikatakan sebagai amal ibadah itu baru sesat. Kesesatan agama itu ditandai mengajarkan perbuatan dosa tapi dihiaskan amalan shaleh. Seperti ajaran iblis waktu menyesatkan Nabi Adam. Beda lagi dengan umat yang korupsi. Mereka sadar bahwa perbuatannya berdosa dan sadar bahwa perbuatannya tidak terpuji. Jadi mereka yang korup tidak sesat karena tahu bahwa diri bersalah. Walaupun demikian korupsi adalah perbuatan dosa yang tidak patut ditiru. Tapi coba saya tanyakan pada umat NIIZ. Sekiranya umat NIIZ mendusta umat bukan NIIZ tidak berdosa, mengapa bukan umat NIIZ menipu bukan umat NIIZ anda masih peduli.

Tinggalkan Sebuah Balasan