Dukungan WAPRES Jusuf Kalla

Konsultasi MUI


K.H Mahruf Amin

0816790343

Amidhan

081172000

Aminudin Yakub

0818404946

K.H Kholil Ridwan

0816882911

Kalla: Jangan Curigai Al-Zaytun

Minggu, 21 Januari 2007 | 23:10 WIB

TEMPO Interaktif, Indramayu:Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai Pondok Pesantren Al-Zaytun sebagai salah satu pesantren yang sudah dikelola dengan baik serta telah meninggalkan pandangan kotor, sederhana, dan sempit. Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak lagi mempermasalahkan pondok yang didirikan Panji Gumilang tersebut.

“Masyarakat kalau melihat pesantren sederhana ditanyakan, tapi kalau besar dan mewah juga ditanyakan,” kata Kalla saat memberikan sambutan pada perayaan tahun baru Islam 1428 Hijriah di Al-Zaytun, kemarin. Perayaan ini dihadiri Menteri Agama Maftuh Basyuni, Wakil Gubernur Jawa Barat Nu’man A. Hakim, serta ribuan santri dan orang tua murid.

Al-Zaytun, yang menempati area 1.200 hektare, diresmikan pada 1999 oleh Presiden B.J. Habibie. Saat ini, pesantren tersebut menampung 10.579 siswa, termasuk dari Malaysia, Singapura, Afrika Selatan, dan Brunei Darussalam.

Sementara itu, Panji Gumilang untuk kesekian kalinya menolak tudingan bahwa pesantrennya terkait dengan gerakan KW 9 yang bertujuan mendirikan Negara Islam Indonesia. Ia meminta masyarakat menghentikan tudingan itu. “Itu tudingan salah alamat. Al-Zaytun adalah pusat pendidikan pengembangan budaya toleransi dan perdamaian,” ujarnya.

Dalam pengembangan pendidikan, kata Panji, pesantrennya tidak berbeda dengan pesantren lain, yakni mengusung semangat mandiri, cinta ilmu, dan toleransi.

Pada bagian lain, Panji juga menegaskan pesantrennya tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun, termasuk Partai Golkar, yang dipimpin Jusuf Kalla. Ia juga menyatakan belum mengambil sikap untuk mendukung partai dalam pemilu mendatang. “Tahun 2009 masih jauh. Kita lihat saja nanti. Calonnya saja belum tampak,” ujarnya. Dalam pemilihan presiden 2004, pasangan Wiranto-Salahuddin Wahid menang mutlak di pesantren ini.

Sebuah argumentasi yang amat profokasi, padahal semua media masa sudah amat banyak,kesaksian korban juga tidak sedikit bahwa alzaytun adalah sentral nii kw9 yang pimpinanya jelas si panji gumilang atau dajjal akhir zaman yang Katanya ga berpartai tapi kedua anaknya jadi caleg yaitu H. Imam Prawoto untuk DAPIL tanngerang di partaI REPUBLIKAN, DAN Anis untuk DAPIL INDRAMAYU Di partai GOLKAR, menjilat ludah sendiri dunk ??? mungkin argumen itu merupakan sebuah dukungan politik guna kepentinganya saja ya ?seharusnya sebagai wakil kepala negara harus lebih bijak dalam melihak kondisi masyarakat indonesia yang udah menderita ini.

Sumber:

http://groups.yahoo.com/group/anti_nii_kw9

  • Share/Bookmark