- DOKTRIN ( 47 )
- DOKUMENTASI MEDIA ( 113 )
- FAKTA DAN DATA ( 47 )
- KESAKSIAN ( 20 )
- MODUS OPERANDI ( 29 )
- OPINI ( 43 )
- SEJARAH ( 13 )
Menuju Mardhotillah
Titik Kekuatan NII-KW9 Al-zaytun Dalam Doktrin dan Manajemen
NII Proyek Kemiskinan Berjamaah
Pundi-Pundi Sang Syekh Panji Gumilang
GELAR PROF. & PHD NYA AS PANJI GUMILANG
Sembilan Pos Keuangan Sebagai Pendukung Program Pembanguan NII KW-9 AL-Zaytun
AMPLOP KOSONG PANJI GUMILANG DAN PROYEK KEMISKINAN BERJAMAAH
KEMANA ARAH AL ZAYTUN DAN PROGRAM PENDIDIKANNYA ?
Adah Jaelani Di Al-Zaytun
ISTANA KHUSUS AS PANJI GUMILANG
POLITIK ADU DOMBA & KONFLIK INTERNAL ” YASIR VS AS PANJI GUMILANG “
SUMMARY TABLIGH AKBAR ”MENGUAK TABIR MISTERI PERGERAKAN NII
Bayi Mati mengenaskan Di Al-Zaytun
S.M Kartosuwiryo
JARINGAN BISNIS NII KW9
Tragedi 1 Muharram Di Al-Zaytun
KONTROVERSI NII KW9 DAN PERKEMBANGANNYA KINI
JARINGAN STRUKTUR FUNGSIONAL
Hasil Penelitian MUI tentang Al-Zaytun
Sepuluh Kriteria Aliran Sesat (Fatwa MUI)
ALIANSI MAHASISWA BELA NEGARA DARI GERAKAN SESAT & KEJAHATAN TERORGANISIR NII KW 9 AL ZAYTUN
JEJAK AKTIFIS NII JAKARTA DI JAWA TENGAH
ANCAMAN HENDRO TERHADAP AKTIFIS ISLAM
POLITIK ALIENASI DAN DIKOTOMI KASTA
POLITIK BENTENG STEEL SEL
POLITIK BARTER DAN BALAS BUDI
JARINGAN STRUKTUR & APARAT TERITORIAL
IMING – IMING LANJUTAN STUDY
ANCAMAN HENDRO TERHADAP AKTIFIS ISLAM
Praktek fungsi dan peran intelejen di masa Orde baru
BAGAIMANA GERAKAN NII Al ZAYTUN MENGORGANISASI TINDAK KEJAHATAN-KRIMINALITAS
KORUPSI DI ALZAYTUN
SUMMARY SEMINAR AKBAR KUPAS TUNTAS NII
KETIKA ULAMA DAN PEMERINTAH SAMA SAMA BERBOHONG
SEKILAS TENTANG TEAM NCC
Daftar Jamaaah NII KW9 teritorial Jaksel
GERAKAN BARU NII: MASYARAKAT INDONESIA MEMBANGUN Dari Gerakan Bawah Tanah Menuju ke Permukaan
NII UPDATE APA ITU MIM?
PENGURUS
NCC Harap Film Mata Tertutup Bongkar Bahayanya NII
Bahaya Majalah Al-Zaytun
POLITIK KEMUNAFIQAN
POLITIK MENARA GADING & BAHAYANYA
POLITIK SENSASI DAN EXPLOITASI
Nabi/ Rasul Baru Bernama Syaikh Panji Gumilang
PROFIL
Kewajiban Perekrut
BAHAN BAKU PEREKRUT
Identifikasi Kebiasaan Target Korban
Lingkungan Terdekat Dihindari
Kualitas Calon KOrban
DATA KUNJUNGAN
SEJARAH BERDIRINYA NII
CALON TILAWAH ( Target Korban )
TAFTIS DAN HIJRAH ( SELEKSI )
AQUBAH ( PENGORBANAN )
Materi Aqidah
AYAT AYAT PENDUKUNG NII ALZAYTUN
MATERI MENTAL MUJAHID
MATERI AKHLAK
Nama kedua (Ismu tsani)
KAMUS NII
MATERI TILAWAH
PROTAP KEAMANAN MARKAS
TARGET TILAWAH BERKUALITAS
MATERI AKAL
STANDART OPERASIAONAL PROSEDUR
KRITERIA CALON KORBAN NII ALZAYTUN
Proklamasi Ditinjau Dari Segi Politik
Maliyah / Keuangan
MATERI DASAR TAZKIAH PASCA HIJRAH
MENDAPAT DATA DARI QUISIONER
STRATEGI PERANG NII ALZAYTUN
MATERI PENGKADERAN NII ALZAYTUN
Penyimpangan Makna Rukun Iman Oleh Ajaran Sesat NII alzaytun
Pelaksanaan Program Munakahat/ Nikah di NII alzaytun
Identifikasi Perilaku Warga/ korban yang Baru Masuk NII
Sangsi Dosa bukan Istighfar, Tapi Bayar Denda Agar Dosa Hilang
Al-Zaytun, Golkar dan NII
Sekilas Asal Muasal Bangsa Indonesia
TAYANGAN STASIUN TELEVISI KITA
PRAKTEK KORUPSI, KOLUSI dan NEPOTISME
KEKERASAN / PELANGGARAN HAM
PERUSAKAN ALAM
FANATIK TAPI MUNAFIK
Pembahasan Hasil Analisa Faktor Kegagalan Tilawah ( PEREKRUTAN )
Istilah istilah Madinah & Definisi
Rukun Islam versi NII
Proklamasi & Penjabarannya
Baiat (Ber-Janji Setia)
Mawarid Baitul Mal (MBM)
OPINI OPINI TENTANG NII
Pemahaman Aqobah pra MH
Materi Tarqiyah
PROSEDUR KERJA NII ALZAYTUN
PERMASALAHAN DALAM PEREKRUTAN NII ALZAYTUN
PERTANYAAN DALAM PEREKRUTAN NII ALZAYTUN
MODUS PEREKRUTAN NII ALZAYTUN
PENGKAWALAN PROGRAM NII ALZAYTUN
CONTOH CARA WARGA NII MEREKRUT KORBAN
SEJARAH BERDIRINYA NII
MATERI PENYAMBUTAN WARGA BARU NII ALZAYTUN
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
FATWA FUU INDONESIA
Kiat Sukses Bertilawah Ala NII
MENAMPAR MUKA MUADHOF
MENGGELANDANG MUADHOF
Syuro NII Wilayah Jakarta
Materi Setelah Hijrah
NII DAN ORDE BARU
PENGERTIAN IBADAH VERSI NII
IDENTIFIKASI DAN REHABILITASI
TERLEPAS DARI NII ALZAYTUN SETELAH MEMBACA NCC
Sholat
Puasa
Zakat
Haji
USAHA NII BERKEDOK PEDULI FAKIR MISKIN DAN YATIM PIATU
Rasul Sesat Panji Gumilang
Syahadat
PERPECAHAN DAN KELALAIAN
PRAKTEK KORUPSI, KOLUSI dan NEPOTISME
NASIB SANTRI ZAYTUN & KELUARGA NII
PERTEMPURAN GARDA MAHAD VS ASPG
PERGOLAKAN DI DALAM NII ZAYTUN
FASE MAKKAH TAPI TILAWAH PAKAI AYAT-AYAT MADINAH
Cukup Aku Saja yang Pernah Membenci Indonesia
NII Zaytun Wilayah Banyumas 2004 – 2006
SANTRI ZAYTUN JADI TAMENG / PAGAR BETIS KE-2
SAYA TAKUT DIBILANG KAFIR & KASLAN
KEWAJIBAN
Bahan Baku
Kebiasaan
Pacaran
Lingkungan terdekat
Kualitas
Data Kunjungan
Bahaya Majalah Al-Zaytun
CALON TILAWAH ( Target Korban )
NASEHAT DARI MANTAN NII ZAYTUN
JARINGAN PENDUKUNG PENDANAAN NII KW-9 AL ZAYTUN
Solidaritas Kemanusiaan untuk Keluarga Besar Korban Gerakan Sesat & Makar NII KW-9 Alzaytun
Inilah Panca Program NII alzaytun
INFAQ (Nafaqoh Daulah/N.D) NII alzaytun
Harokah Idikhor ( Tabungan Untuk Negara )
Harokah Ramadhan ( Dana perjuangan )
HAROKAH QURBAN ( Gerakan Berkurban )
HAROKAH QIROD ( Pinjaman Kepada Negara )
AQIQOH ( Pendaftaran akah Negara )
SHODAQOH MIN SHODAQOH ( Dana Pembicaraan Khusu dengan Pimpinan )
SHODAQOH KHOS ( Shodaqoh Yang Dikhususkan )
Tabungan Pendidikan Anak ( TPA )
Tazkiyah Amwal Baitiyah ( Zakat dari harta Kita )
Harokah Maunah Tarbiyah ( subsidi untuk pendidikan )
Pelaksanaan Sumber Pendapatan NII alzaytun
PELACURAN DI PESANTREN ALZAYTUN INDRAMAYU
Bayi Mati mengenaskan Di Pesantren Al-Zaytun
Membongkar Gerakan Sesat NII Dibalik Pesantren Mewah Alzaytun
TRAGEDI KERJA RODI DI NII KW 9 ALZAYTUN
PROSEDUR KEAMANAN GERAKAN NII ALZAYTUN DIMASYARAKAT
Program Penyesatan Dalam Sistem Pendidikan di Pesantren Alzaytun
SKENARIO DUNIA KEBANGKITAN ISLAM VERSI NII KW 9 ALZAYTUN
Sumber Pendanaan Riil Gerakan Sesat NII KW-9 Pesantren Alzyatun
Kesaksian Penginjil dari Pesanten AL-Zaytun
Bayi yang Mati mengenaskan, Hadiah Untuk Aparat Negara Islam Alzaytun
Bayi Merah Saya Dirampas, Dijual Untuk Infak Negara Islam Alzaytun ( 1 )KEKAFIRAN NKRI VERSI AJARAN NII ALZAYTUN DAN KEBANGKITAN ISLAM DI ALZAYTUN ?
PROGRAM GERAKAN ORANG TUA ASUH SANTRI OLEH JAMAAH NII ALZAYTUN
Perubahan Modus Operandi NII Alzaytun di Masyarakat
Gereliya NII Alzaytun Di Kampus Universitas Indonesia
Menipu 20 Juta ke Orang Tua Untuk Infak Pembersihan Dosa
Ciri Korban Cuci Otak NII
71 Ribu Pengikut NII Gaya Baru Telah Dilantik
Ini Ayat Pertama untuk Rekrut Aktivis NII
Waspadai aliran yang mencuci otak seperti kasus Lian
Panji Gumilang mangkir lagi
Santri Alzaytun Kabur Karena Dipukul dan Dicekik Guru
PERGESERAN MODUS DAN PERUBAHAN STRUKTUR NII KW9
PENYIMPANGAN DAN KESESATAN AJARAN NII ALZAYTUN
Ibadah yang Sah Hanya Di NEgara Islam Indonesia Alzaytun ??
SEJARAH BANGKITNYA ISLAM DI INDONESIA VERSI NII ALZAYTUN
Rukun Islam Versi Ajaran Sesat Negara Islam Indonesia Alazytun
PENDALAMAN TENTANG ILMU AQIDAH ( VERSI NII AL-ZAYTUN )
Bukti-Bukti Kesesatan ajaran NII KW IX Alzaytun
Paspor Warga NEgara Islam Indonesia Lzaytun
MENARI – NARI MENIKMATI KEKAYAAN & KEMEWAHAN DIATAS PENDERITAAN UMMAT
Pemahaman Tentang Makna Proklamasi dan Rahasia-Rahasianya Versi Negara Islam Indonesia alzaytun
Update Modus Terbaru Perekrutan/ Tilawah Ajaran Sesat Negara Islam Indonesia AlzaytunAL-QURAN MP3
AL-QURAN FLASH
PERMASALAHAN DALAM BERPROGRAM VERSI NII KW-9 ALZAYTUN
Warisan Pancasila Yang Berubah Jadi Berhala NKRI ( Doktrin Mentah NII KW9 Alzaytun )
Waspada Tapi Jangan Fobia
PELAJAR DIMINTA BERANI MENOLAK AJAKAN NII
Pendiri NII Crisis Center: "Penggalangan sumbangan di ATM, 100 persen NII"
Proses rehabilitasi korban NII masih keliru
Eks Pengikut NII: Presiden itu Thogut
SEPAK TERJANG NEGARA ISLAM INDONESIA KW IX MERUSAK CITRA UMAT ISLAM
Penyimpangan Perilaku Sosial Yang Terjadi di Komunitas NII Alzaytun
Tugas Dan Tanggung Jawab Jamaah Gerakan Sesat NII Alzaytun
AJARAN ZINA DI PESANTREN AL ZAYTUN
PENERAPAN SISTEM KERJA RODI DI PESANTREN ALZAYTUNPROSES PERPINDAHAN KEWARGANEGARAAN NKRI KE NII ( MUSYAHADATUL HIJRAH )
Doktrin Baku Penyebab Orang Masuk Ke Ajaran Sesat NII Alzaytun
MUI Sudah Buktikan Kesesatan Al Zaitun dan Pusat dari NII
Panji Kena Kasus, Jamaah NII Kena Sasus
Awas NII Lebih Bahaya Dari Terorisme
Waspadalah NII Wajah Baru
NII VS NKRI Faktapos.com
Mengupas Sejarah NII ( BUKLET NII VS NKRI )Tantangan Berat NCC Menanggulangi NII
"Mata Tertutup ", Kisah Tentang Korban NII di Filmkan
Panji Gumilang antara NII dan MIM
Lukai perasaan umat Islam, Panji Gumilang minta Indonesia membuka hubungan diplomatik dengan IsraelRohis Diguncang Al Kahfi atau dikenal Islamic Center ( Alkahfi Antara JIL dan NII )
ANTARA MIM DAN GAFATAR Persaingan Ketat Anak Kandung NII
Awas NII Lebih Bahaya Dari Terorisme
Waspadalah NII Wajah Baru
Telaah Singkat Penanganan Kasus NII KW9
Mengupas Sejarah NII
NII Gaya Baru dan Keterkaitan Dengan Terorisme
Apa Itu NII Gaya Baru
Waspada Modus NII Gaya Baru
NCC Siap Bantu Antisipasi Gerakan NII
Cuci Otak NII Gunakan dalil Al-quran
Uns tidak steril NII
NII Crisis Center: Gerakan NII Semakin Meluas
Ada Kuliah Umum Wajib Untuk Angkatan 2011 Untuk Antisipasi NII
Korban NII Terus Berjatuhan
Cuci Otak Untuk Hancurkan Mental
Aktivis NII Injak-injak Alquran
Cuci Otak Untuk Hancurkan Mental
Awas, Modus Baru Perekrutan Gerakan NII
Gerakan NII Sudah Menistakan Agama Islam
Pemprov Jawa Timur Akan Keluarkan Pergub Larangan NII
Mereka Lakukan Pembusukan Islam Dari Dalam
Aparat Kepolisi Diminta Segera Bongkar NII Di Indonesia
Kampus Jadi Target Penyusupan NII
Korbannya Tiba-tiba Suka Bohong dan Supersibuk
Jadi Anggota NII "Nyetor" Terus
NII Crisis Center: Mereka Jemaah NII KW 9
NII Crisis Center Terima Ribuan Pengaduan
Waspadai Basis Wilayah NII di Jakarta
Melawan NII Dan Menciptakan Masyrakat Berkesadaran
Inilah 9 Kesesatan NII
NII Mengincar Anak SMA
Inilah Modus 'Cuci Otak' NII
Astaga! Jemaah NII Wajib Setor Rp 14 Miliar
Jemaah NII Berhaji ke Indramayu
Ortu Bisa Cari Anak Hilang Korban NII KW9 di Massa Panji
Pemerintah belum Menganggap NII Berbahaya
NII, Kejahatan dan Makar Berkedok Agama
Jihad di NII: Cari Uang dan Orang
Waspada! NII Masi Mencari Mangsa
MUI Sudah Buktikan Kesesatan Al Zaitun dan Pusat dari NII
4 Tahap Utama Masuk NII
10 Guru SMA Negeri di Bogor Diduga NII
Anak Polisi Hilang, Diduga Terjerat NII
Hari Ini, Daftar Panjang Korban NII Dibeber
Panji Gumilang: NII Sudah Selesai
NII Tamat Setelah Kartosuwiryo Tewas
Seperti Ini Cara NII Mencuci Otak
Cadar Lian Bisa Jadi Pengalihan Agar Tak Dikira Perbuatan NII
Jangan Takut Keluar NII, Ancaman Bunuh Cuma Bohongan
Lebih Seribu Orang Jadi Korban Pencucian Otak NII
NII Kedoknya Islam, Ajarannya Setan
Tak Diberi Izin, Massa Kontra Panji Gumilang Batal Gelar Demo Tandingan
Kader NII Rekrut Anggota untuk Kumpulkan Uang
Rehabilitasi Korban NII Kerap Keliru
Seminar NII dio nurul fikri
Ini Dalil yang Dipakai NII Untuk Cuci Otak
Berikut Alasan NII Incar Mahasiswa Iman Herdiana - Okezone
Buruh Perempuan Lebih Rawan Jadi Korban NII
Awas! Pola Perekrutan NII KW9 Berubah
Penuhi Target, Korban NII Jadi Pelacur
Waspadai Ormas MIM adalah NII Gaya Baru
10 Guru SMA Negeri di Bogor Diduga NII
Jemaah NII Berhaji ke Indramayu
Al Zaytun Seratus Persen NII
Siapapun Berpotensi Masuk NII
20 Mahasiswa UPI Diduga Terlibat NII
Waspadalah! Pencuci Otak Juga Berkeliaran di FB dan Twitter
Lampung Basis Strategis NII
NII Krisis Center Terima Ribuan Pengaduan
NII, Tragedi Kemanusiaan di Indonesia
NII, Tragedi Kemanusiaan di Indonesia
Anggota NII KW 9 Banyak Tersebar di Jakarta
NII Merebak, Ortu Larang Siswa Ikut RohisSeks Bebas di Kalangan NII
Tangerang Masuk Empat Besar Anggota NII Jabodetabek
Satu-satunya Polda Yang Berani Tindak NII Adalah Susno Duadji"
Jangan Takut Keluar NII
NII Crisis Center Terima 2.000 Laporan
Waspadai Penggalangan Dana Jaringan NII
Pat Gulipat Al Zaytun
Bentuk Penyelewengan NII dari Tauhid Mereka
Kantong Penyebaran NII Diawasi Polisi
MIM, Modus Baru NII
Telusuri Mahasiswa Terkait NII, Undip Bentuk Tim
Kampus-kampus di Banten Telah Disusupi NII
Awas, NII Bidik Orang-orang Bermasalah Kepribadian
NII Crisis Center: Menag Ke Al Zaytun? Menggelikan
Waspadai Gerakan NII
NII Berubah Jadi Ormas, Tawarkan Kredit Lunak
Mahasiswa Jadi Kekuatan NII di Jakarta Selatan
15 Pelajar Hilang Diduga Terkait NII
NII Crisis Center: Mahasiswi Paling Banyak Hilang Terkait NII
NII Salahgunakan Ajaran Islam untuk Melawan NKRI
Kenali Tanda-tanda Seseorang Telah Terkena Bujuk Rayu NII KW IX
Korban NII: Orangtua Bisa Kafir, Harta Halal
Penggalangan Dana di ATM 100 Persen NII
Benarkah NII KW-9 didalangi
Kesaksian korban rekrutmen NII
Tentang NII KW-9
Upaya PT mencegah NII di kampus
Lian Beruntung Hanya Linglung, Banyak Korban Cuci Otak yang Gila
Ilusi Negara Islam Indonesia
NII Mengincar Anak SMA
Ken Setiawan : Waspada, Ormas MIM adalah NII Gaya Baru
Gerakan NII Sangat Berbahaya Jika DibiarkanSELAYANG PANDANG ORMAS GERAKAN FAJAR NUSANTARA









![]() | Today | 6079 |
![]() | Yesterday | 22737 |
![]() | This week | 78831 |
![]() | Last week | 66629 |
![]() | This month | 245606 |
![]() | Last month | 834606 |
![]() | All days | 8089909 |
Your IP: 38.107.179.244
,
Today: Mei 19, 2012
Membongkar Gerakan Sesat NII Dibalik Pesantren Mewah Alzaytun
Bukti-Bukti Kesesatan NII KW-9 Pesantren Alzaytun
Dalam bahasa Al-Qur'an kata sesat atau kesesatan dlalla aw dlalalan: "Katakanlah, aku tidak akan mengikuti hawa nafsu kalian (karena) sungguh telah tersesatlah aku jika demikian, dan aku bukanlah termasuk dari pada orang-orang yang mendapat hidayah." (QS Al-An'am 6:56)
"Mereka itulah orang-orang yang telah menukar kesesatan dengan hidayah, maka tiadalah beruntung mereka dan tiadalah mereka menjadi orang-orang yang memperoleh hidayah. " (QS Al-Baqarah 2:16)
As-Sunnah membahasakan adl-dlolalah secara lebih tegas dan spesifik, yaitu dalam mengemukakan tentang bid'ah. Sebagaimana bunyi hadits Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam yang sangat masyhur:
"Maka sesungguhnya, sebaik-baik pembicaraan adalah Kitab Allah, dan sebaik-baik petunjuk (bimbingan, tuntunan) adalah petunjuk (sunnah) Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Dan seburuk-buruk perkara adalah hal yang baru (tidak terdapat Al-Qur'an maupun Sunnah). Dan setiap hal yang baru tersebut adalah (pasti) mengada-ada (bid'ah). Dan setiap yang bid'ah adalah dlalalah dan setiap dlolalah (kesesatan) adalah (berakhir) di dalam neraka. " (HR Bukhari, Muslim, dan Nasa'i)
Sepak terjang KW IX dalam kurun waktu di bawah kepemimpinan Haji Abdul Karim dan kemudian Haji Muhammad Ra'is dari tahun 1984-5 s/d 1992 maupun di bawah kepemimpinan Abu Toto as-Syaikh AS Panji Gumilang (gelar kebesarannya saat ini) sejak dari tahun 1992 hingga tahun 2001 sekarang telah menimbulkan banyak korban. Secara riil yang lebih banyak dirugikan baik moril maupun materil oleh KW-IX sejak masa Haji Karim sampai Abu Toto adalah ummat Islam pada umumnya, dan secara khusus adalah kalangan NII atau DI (Darul Islam).
Kerugian yang diderita ummat Islam secara moril adalah telah terkontaminasinya pemikiran dan pemahaman mereka tentang Islam, sehingga mereka sama sekali tidak menyadari dan tanpa terasa telah terjerumus pada suatu keyakinan yang menjungkir-balikkan prinsip-prinsip keimanan (aqidah) yang untuk selanjutnya berdampak pada pelecehan terbadap syari'at serta bermuara pada kemerosotan akhlaq.
Suatu tindakan permurtadan sekaligus penindasan dan pemiskinan telah berlangsung terhadap ummat Islam Indonesia yang dilakukan oleh KW IX. Suatu tindak kejahatan politik, sosial dan pelanggaran HAM yang sangat serius yang mungkin belum pernah dilakukan oleh kelompok sempalan manapun yang ada dalam masyarakat dan bangsa Indonesia, seperti Islam Jama'ah (LDII, Lembaga Dakwah Islam Indonesia) misalnya, yang sudah dikenal secara luas sesat dan menyesatkan serta eksploitatif terhadap para anggota jama'ahnya temyata masih belum sekejam KW IX atau NII-nya Abu Toto, gerakan sesat yang mengatasnamakan NII di balik pesantren mewah Al Zaytun. Demikian pula halnya dengan jama'ah Ahmadiyah yang punya konsep wahyu dan kenabian secara tersendiri dan menyimpang, masih belum sekejam KW IX atau NII-nya Abu Toto.
Demikian pula aliran-aliran sesat lainnya, mereka masih tidak sekejam KW IX atau Nll-nya Abu Toto.
Penyimpangan Aqidah
Kezhaliman yang paling dahsyat yang dilancarkan oleh KW IX baik pada masa kepemimpinan Haji Abdul Karim, Haji Ra'is maupun kepemimpinan Abu Toto adalah menciptakan syirik. Berdasarkan data-data yang telah tertuang di atas dan beberapa kesaksian dan laporan para mantan peagikut Abu Toto, maka syirik yang diciptakan NII KW IX dalam kurun 1984-5 s/d 2001sekarang adalah menyusun sistematika tauhid secara serampangan, dengan membaginya ke dalam 3 substansi tauhid, yaitu: Tauhid Rububiyah, Tauhid Mulkiyyah dan Tauhid Uluhiyyah tanpa dasar disiplin ilmu sedikit pun.
Pertama, mereka mengumpamakan Tauhid Rububiyah dengan akar kayu, Mulkiyyah adalah batang kayu, Uluhiyyah adalah buahnya. Selain itu mereka juga menafsirkan Rububiyah dengan undang-undang, Mulkiyyah adalah negara, dan Uluhiyah adalah ummatnya.
Tafsiran semacam itu sungguh sangat menyesatkan, karena telah merendahkan, menghina Allah, dan telah menyamakan Allah dengan makhIuk-Nya.
Keyakinan mereka itu tidak sesuai dengan surat An-Naas yang menegaskan bahwa Allah itu Robban Naas (Pemelihara, Pengatur seluruh manusia), sekaligus sebagai Malikin Naas (Raja atau Pemilik Manusia), Ilahin Naas (Sembahan nanusia).
Kedua, mereka juga meyakini kerasulan dan kenabian itu tidak akan berakhir selama masih ada orang yang menyampaikan da'wah Islam kepada manusia. Kesimpulan mereka, bahwa setiap orang yang menyampaikan da'wah Islam pada hakikatnya adalah Rasul Allah.
Ketiga, menciptakan ajaran dan keyakinan tentang adanya otoritas nubuwwah pada diri dan kelompok mereka dalam menerima, memahami dan menjelaskan serta melaksanakan maupun dalam memperjuangkan Al-Qur'an dan Sunnah Rasul Shallallahu 'Alaihi wa Sallam hingga tegaknya syari'ah dan kekhalifahan di muka bumi. Dengan menetapkan doktrin tentang Al-Qur'an dan As-Sunnah secara serampangan serta sangat menyesatkan antara lain:
Al-Qur'an adalah wahyu yang diturunkan kepada Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam untuk menata dunia secara baik dan benar menurut yang dikehendaki dan ditetapkan Allah. Dengan demikian AI-Qur'an juga sebagai Undang-undang, Hukum dan Tuntunan yang harus diterima dan dilaksanakan manusia. Namun dalam prakteknya bagaimana mereka mensikapi, memperlakukan ataupun dalam memahami AI-Qur'an maka itu terserah manusia, yakni bebas melakukan ta'wil maupun tafsir baik terhadap ayat yang muhkamat maupun yang mutasyabihat.
Sedangkan As-Sunnah adalah perilaku Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dalam melaksanakan Al-Qur'an yang ternyata mengikuti milah (ajaran) dan tata cara pengabdian Nabi lbrahim Alaihissalam. Selain itu Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam juga diyakini sebagai kader Nabi Isa bin Maryam yang dididik dan dibina oleh kaum Hawariy yang nota bene pengikut setia Nabi Isa Alaihissalam atau hasil transformasi ajaran Nabi Isa Alaihissalam.
Keempat, Menggunakan nama-nama Nabi untuk hierarki kepangkatan (jabatan struktural dan fungsional), sehingga menimbulkan kesan bahwa Nabi yang satu bisa diperintah oleh Nabi lainnya yang berada pada struktur lebih tinggi.
Kelima, Melakukan tipu daya kepada pengikutnya dengan memberikan iming-iming pangkat maupun jabatan serta futuh (kemenangan) terhadap penguasa Rl, dan meyakinkan melalui doktrin bahwa secara diam-diam sekitar 50% dan kekuatan TNI-PoIri (ABRI) telah berpihak kepada NII sehingga pasti menang, yang dalam istilah mereka menunjuk kepada sebuah ayat yang berbunyi: Nashrun minallahi wa fathum qariib.
Penyimpangan Syari'ah
Dalam majalah bulanan Al Zaytun terbitan Ma'had Al Zaytun dinyatakan: "Kita bersyukur kepada Allah, karena pada tahun 2000 ini, kita dianugerahi 3 kali 'led dalam satu tahun (dua kali 'led al Fithri dan satu kali 'led al Adlha) Sebagai unmat Islam kita harus jeli melihat segala yang telah disyari'atkan oleh Allah. Apa yang telah diperintahkan dan dilarang oleh Allah pasti mengandung hikmah dan manfaat yang besar bagi manusia. Manfaat apa kiranya yang bisa kita ambil dari 'led ini? Paling tidak ada dua aspek manfaat yang bisa ambil dari 'led dalam Islam.
Pertama: aspek pribadi (khas): 'led Al Fithri dan 'led Al Adlha meskipun bukan berada pada akhir tahun, namun sudah menjadi kebiasaan dikalangan ummat Islam menjadikan hari ini sebagai hari introspeksi, hari evaluasi atau hari membenahi diri. Maka pada hari ini ummat Islam saling memaafkan, menyambung kembali tali shilaturrahmi, mengingat-ingat kesalahan dimasa lalu kemudian bertobat dan bertekad akan hidup lebih baik dimasa hadapan. Rasa benci dan dendam kepada siapapun luluh pada hari ini yang ada hanya keinginan untuk memaafkan dan saling menyayangi sehingga pada hari 'led semua wajah terlihat cerah dan berseri-seri. Suasana seperti itulah yang seharusnya terjadi setiap saat dikalangan Ummat Islam, suasana yang mendatangkan ketentraman dan kebahagiaan bagi setiap pribadi muslim. Ummat Islam merasa mempunyai kekuatan baru untuk mengarungi kehidupan dimasa hadapan, dengan jiwa yang bersih, seperti bayi yang baru lahir, tanpa dosa dan penuh percaya diri.
Kedua: Aspek Sosial ('Aam). Menjelang 'led al Fithri Allah telah mensyari'atkan zakat fithrah dan menjelang 'led al Adlha Allah telah mensyari'atkan berqurban. Secara individu zakat fithrah dan berqurban adalah sarana pembersihan diri dan pendekatan diri kepada sang Pencipta Allah Subhanahu wa Ta'ala. Secara sosial zakat fithrah dan berqurban adalah sarana untuk mensejahterakan ummat bahkan pada zaman Nabi Muhammad dana zakat Fithrah dan qurban yang terkumpul telah sanggup menguatkan dan membesarkan Negara Madinah yang dipimpin oleh Rasulullah.
Satu hal yang harus disadari secepatnya oleh ummat Islam hari ini adalah ketidak-mampuannya untuk memanfaatkan sumber dana dan mengolahnya sehingga menjadi kekuatan yang besar untuk memajukan dan mensejahterakan ummat. Padahal Allah dengan syari'at yang telah diturunkan-Nya telah membuka saluran-saluran sumber dana yang bila dikelola dengan baik merupakan sumber kekuatan Islam yang sangat besar. Seperti Infaq, Shadaqah-shadaqah, zakat (fithrah dan maal), Tazkiyah baitiyah, aqiqah, hashilatul kasab, qurban dll."
Masih pada majalah yang sama, dengan tajuk "Memanage 'led Al-Adha Agar Menjadi Kekuatan Yang Besar" mereka menyatakaa hal-hal sebagai berikut:
"Pada kesempatan 'led Al Fithri kali yang pertama di awal Januari tahun 2000, Ma'had AI Zaytun, telah mengawali langkah yang tepat sekaligus berani, untuk mengelola sumber dana dalam Islam, yakni dengan mengaktualkan nilai zakat fithrah, ini dilakukan bukan untuk mencari sensasi, tapi semata-mata untuk meningkatkan kualitas ummat. Zakat fithrah tidak lagi dihargai dengan 3,5 liter beras. Karena dosa setahun sudah tidak wajar lagi dibersihkan dengan 3,5 liter beras, dan sangat ironis jika hanya dengan 3,5 liter beras kita bercita-cita untuk mensejahterakan ummat.
"Alhamdulillah, seluruh civitas Ma'had Al Zaytun menyambut langkah ini dengan antusias, termasuk para santri, dan wali santri pun menyambut dengan baik dan penuh kefahaman. Sehingga pada kesempatan 'led itu, dari santri saja terkumpul dana zakat fithrah hampir mencapai 100 juta rupiah (hanya dari 1235 muzakki, kalau dibuat rata-rata masing-masing santri membayar zakat fithrah, kurang lebih sebesar 75 ribu rupiah) untuk itu kita layak berdo'a: "Taqabbalallahu minna waminkum"
"Pada pertengahan Maret tahun 2000 ini kita bertemu dengan 'led al Adlha, dimana ummat Islam diperintahkan untuk berqurban. Kalau pada 'led Al Fithri kita bisa melakukan suatu harakah yang bermutu, maka pada 'led Al adlha inipun kita harus melakukan hal yang sama, bahkan harus lebih hebat lagi.
"Pada 'led Al Fithri (hari kembali fithrahnya manusia) itu telah mengajak Ummat untuk berzakat fithrah dengan harakat ramadlan-nya. Maka pada 'led Al Adlha (hari berqurbannya manusia) kita mengajak ummat untuk berqurban, mengurbankan sesuatu yang dicintainya dan mendekatkan diri kepada Allah. "
Sehubungan dengan Pengertian Berqurban, masih pada majalah yang sama, kita bisa merasakan adanya penyimpangan tentang hal ini:
"Menurut bahasa (lughawi) Kata qurban berasal dari kata qorroba yang berarti "dekat", sedangkan dalam kamus AI-Munjid hal 617 kata qurban diartikan sebagai berikut : "apa-apa yang bisa mendekatkan diri kepada Allah dengan cara menyembelih atau dengan yang lainnya."
"Jadi, namanya berqurban itu tidak selamanya dengan menyembelih hewan, menyembelih hewan hanyalah sekedar lambang dari pengorbanan.
"Kalau kita lihat sejarah, dari sejak nabi Adam a.s. Qurban dilambangkan dengan bentuk yang berbeda-beda. Nabi Adam a.s. telah memerintahkan berqurban pada para putranya (Qabil dan Habil), kemudian Qabil dan Habil melaksanakan perintah ayahnya itu dalam bentuk: ternak dan hasil sawah ladang.
"Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memerintahkan berqurban kepada Nabi lbrahim a.s., kemudian nabi lbrahim a.s. melaksanakan pengorbanannya dalam bentuk penyembelihan terhadap puteranya (Isma'il, yang kemudian Allah menggantinya dengan seekor qibas) Sedangkan Muhammad Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam melambangkan Qurban dengan menyembelih ternak. Ini membuktikan bahwa untuk berqurban tidak harus dengan menyembelih hewan. Hakekat pengorbanan adalah mengurbankan apa-apa yang paling dicintainya untuk kepentingan (masyarakat) Islam. Maka selain dengan menyembelih hewan, berqurban itu juga bisa dengan dilaksanakan dakan bentuk yang lain. "
"Manfaat zakat dan qurban ditinjau dari aspek sosial adalah untuk memberi makan fakir dan miskin. Memberi makan dalam arti luas adalah bukan hanya memberi makan pada jasmani (perut) tetapi termasuk juga di dalamnya memberi makan kepada rohani (akal dan bashirah). Makaman otak manusia, bukanlah daging kambing, tapi makanan otak manusia adalah ilmu.
"Ilmu secara formal bisa didapat lewat pendidikan, maka jika qurban dikeluarkan dalam bentuk uang (misalnya) dan uang yang terkumpul digunakan untuk membangun sarana pendidikan, gedung pembelajaran, asrama, masjid perpustakaan, laboratorium dan kelengkapan lain yang menunjang pendidikan, itu berarti qurban yang kita keluarkan akan lebih abadi (pahala/manfaatnya) bagi Islam dan ummatnya.
"Dengan pendidikan kita bisa mendapatkan generasi Islam yang berotak jernih (brilian) dan sekaligus memiliki bashirah yang tajam. Dengan cara ini qurban jadi lebih, aktual, efektif dan efisien...
Kemudian pada akhir tulisan, dinyatakan sebagai berikut: "Pada hari ini Allah dan Rasul-Nya telah menyeru kita untuk berqurban, maka penuhilah seruan tersebut, karena qurban itu bisa menghidupkan individu Islam, masyarakat Islam, bahkan dengan berqurban kita bisa menghidupkan kembali dunia Islam. Inilah arti berqurban secara luas (arti yang sebenarnya) bukan arti secara sempit, yang hanya mengandalakan berkorban dengan menyembelih hewan saja, hanya berorientasi kepada kebutuhan jasmani (perut) saja. Inilah paradigma berqurban yang optimis dan berwawasan masa depan, bukan pandangan berkorban secara sempit yang hanya memikirkan kegembiraan fakir miskin di hari raya saja, tetapi pandangan jauh ke depan memikirkan nasib ummat seratus bahkan seribu tahun yang akan datang."
Sikap dan pandangan serta praktek zakat fithrah yang menyimpang sebagaimana diatas yang diterapkan pada para santri Al-Zaytun, toh tetap berjalan dan bahkan malah semakin parah pada Ramadlan tahun ini. Sebagaimana yang dilansir media intern mereka antara lain:
"Sumber dana lain yang bakal dipergunakan untuk pengembangan pesantren antara lain zakat fithrah. Zakat yang lazim ditunaikan ummat Islam menjelang 'ledul Fithri. Selain itu, pimpinan Ma'had Al-Zaytun sempat mengumumkan kepada 3200 santri tentang jumlah pembayar zakat fithrah terbesar yang dilakukan seorang santri dari Nusa Tenggara Jimur sebesar Rp. 1 juta, pembayar zakat fithrah terbesar kedua diraih oleh santri asal Gorontalo senilai Rp 500 ribu, demikian juga diumumkan pembayar zakat fithrah terkecill sebesar Rp 10 ribu ".
Pemerasan seperti itu, menurut pemberitaan media Al Zaytun sendiri malah dianggap sebagai keberhasilan yang fantastis dari gerakan Ramadlan, karena mampu menghasilkan pemasukan uang sebanyak 5 miliar rupiah lebih.
Eksploitasi (pemerasan) maupun eksplorasi (penggalian dana) dan program pemiskinan ummat Islam (korban jeratan rekruitmen) dengan mengatas-namakan Zakat, Tazkiyah Baitiyah, Shadaqah Tathawwu', Infaq Sabilillah, Khijanah Tajwidiyah, Qiradl, Shadaqah (Ja-uka dan isti'dzan, Nikah, Tahkim, Musyahadah dan Tartib) maupun Kaffarat dan lain sebagainya telah mencerminkan adanya motif penipuan yang sangat merugikan dan meresahkan umat serta merusak kesuciluhuran ajaran Islam. Motif politik yang bisa di prediksi adalah untuk membuat phoby dan trauma terhadap ummat Islam, yang pada dasarnya suatu saat nanti perjalanan da'wah dan politik ummat kearah persiapan menuju strukturalisasi Islam, di pastikan sangat banyak membutuhkan partisipasi aktif secara ekonomi dan lahir bathin dari ummat Islam.
Pengorabanan para korban KW IX Abu Toto Abdus Salam PANJI GUMILANG melalui program dan qoror-qorornya, sangat luar biasa. Habis-habisan secara lahir dan bathin. Rumah, harta benda, perniagaan, pekerjaan, intelektualitas diserahkan total kepada lembaga kejama'ahan NII. Dan yang tersisa hanyalah tinggal kemiskinan dan kebodohan serta kebingungan.
Diantara para korban, ada terkena jerat program Qiradl dan lddikhor (tabungan), sampai sebanyak 250 gram emas, bahkan salah seorang pejabat Bank Indonesia (sekarang mantan) sampai rela menyerahkan 2,5 kg emas. Dan dua orang putranyapun, sempat pula menjadi perampok, yang untuk itu mereka harus merelakan tulang iganya putus lantaran demi untuk menyelamatkan diri dari kejaran masa, hanya karena mengejar target setoran yang harus di bayarkan kepada jama'ah negara.
Berbagai Istilah Pemerasan
Berikut ini adalah berbagai upaya pemersan yang dibungkus melalui berbagai istilah yang islami, seperti shadaqah musyadahad, harakat Ramadlan dan sebagainya.
Kalkulasi di bawah ini dibuat berdasarkan perkiraan minimal, dengan batasan waktu antara tahun 1993 s/d tahun 2000, dengan asumsi jumlah anggota (korban) mereka sekitar 60.000 orang. Meskipun demikian, banyak keterangan dari mantan NII KW IX yang menyatakan bahwa jumlah anggotanya sekarang lebih dari 100.000 orang. Namun karena terjadi proses keluar atau masuk, maka angka patokan yang di gunakan adalah 60.000 orang.
Shadaqah Musyahadah (Shadaqah yang diabil disaat melaksanakan bai'at untuk pembersiban jiwa): Rp 1.000.000,- x 60.000 = Rp. 60.000.000.000
Harakat Ramadhan (Nama atau istilah lain dari zakat fitrah): Rp. 50.000,- x 60.000 x 6 = Rp 18.000.000.000.
Tazkiyah Ramadlan Baitiyah (Zakat mal yang dikeluarkan dengan ketentuan 2,5 % dari seluruh harta yang di miliki tanpa melihat jenis maupun perhitungan nisab): Rata-rata Rp. 250.000,-x 30.000 x 5 = Rp. 375.000.000.000.
Harakat Qiradl (Pinjaman wajib oleh Negara kepada warga negara berbentuk emas): Rata rata 100 gr: Rp 5.000.000,- x 60.000 = Rp. 300.000.000.000
Nafadah Daulah (Infaq sebagai bentuk kecintaan warga kepada NII):
Rata-rata Rp 50.000,- x 60.000 x 12 x 6 = Rp 216.200.000.000
Harakat Iddikhor: Rp 10.000,- x 60.000 x l2 x 6 = Rp 43.200.000.000
Shadaqah Tartib (Shadaqah yang harus di berikan kepada Negara ketika dilaksanakan pelantikan jabatan atas warga, makin tinggi jabatan makin besar shadaqahnya): Rp 1.000.000 x 5000 x 6 = Rp 30.000.000.000
Harakat Qurban (Nama atau istilah lain dari wajib qurban pada 'Iedul Adha):
Rp. 200.000,- x 60.000 x 6 = Rp 72.000.000.000
Shadaqoh Munakahat (shadaqah yang harus di berikan kepada Negara Atas kesaksian dan pelaksanaan pernikahan yang di selelenggarakan oleh Negara): Rp.2.000.000,- x 1000 x 6 = Rp 12.000.000.000
Infaq Tarbiyah / Shadaqah Khas (Shadaqah yang dikhususkan untuk pembelian tanah waqaf): Rp. 2.000.000,- x 60.000 = Rp 120.000.000.000
Shadaqah Ja-uka (Shadaqah wajib untuk pengajuan surat istighfar atau shadaqah 58:12): Rp 30.000,- x 60.000 x 6 = Rp 10.800.000.000
Shadaqah isti'dzan (Shadaqah untuk pengajuan keluar dadi teritori KW IX, dalam rangka pergi mudik ataupun keperluan lain/dagang): Rp 30.000 x 60.000 x 6 = Rp 10.800.000.000
Shadaqah Kaffarat (Shadaqah yang diambil karena kesalahan atau kelalaian aparat): Rp 100.000,- x 60.000 x 6 = Rp 36.000.000.000
Shadaqah Tahkim (Shadaqah yang diambil untuk keperluan sidang): Rp.100.000,- x 2000 x 6 = Rp 1200.000.000
Shadaqah Masjid Rahmatan lil 'alamin: Rp. 1.000.000 x 60.000 = Rp 60. 000. 000. 000
Lain lain: Rp. l 00.000,- x 60.000 x 6 = Rp 36.000.000.000
Total = Rp 1.401.200.000.000 (Satu Trilyun Empat Ratus Satu Milyar Dua Ratus Juta Rupiah)
Setidaknya sejumlah itulah dana pemerasan terhadap ummat yang dilakukan oleh mereka, yang kemudian diwujudkan dalam bentuk bangunan mewah Ma'had Al Zaytun, yang konon biayanya menelan angka sampai hitungan sekitar 4 trilyun rupiah. Dan keseluruhan dana yang dibutuhkan, mungkin diperoleh berupa sumbangan dari berbagai negara, para konglomerat dan mungkin dari keluarga Cendana maupun pejabat masa ORBA.
Menurut penuturan salah seorang mantan pengikut Abu TOTO yang sempat dipercayakan memegang posisi Majelis Hai'ah (semacam departemen keuangan), Pak Andreas (Ismail Subardja), dana abadi yang berhasil dikumpulkan oleh KW IX hingga akhir tahun 1996 saja sudah mencapai 40 miliar rupiah. Seluruh dana yang ada di KW IX dimasukkan kedalam rekening Bank ClC atas nama Abu Ma'ariq alias Abu TOTO Abdus Salam (AS Panji Gumilang) dan keluarganya.
Sebagian dari jumlah tersebut, ada yang dialokasikan untuk Mukafaah lhsanul Mas'ul (semacam gaji) bulanan bagi para Mas'ul, dari yang terendah (tingkat Musa) hingga Adah Djaelani yang diposisikan sebagai penasehat. Gaji itu nantinya pasti akan dipotong lagi secara langsung untuk infaq bulanan, yang besarnya berlainan.
Sebagai contoh, seorang Mas'ul tingkat daerah digaji sebesar Rp. 800.000,- (delapan ratus ribu rupiah), namun setelah dipotong ini dan itu untuk Nafaqah Daulah (Madinah), Harakat Ramadlan, Harakat Qurban dan lddikhor, yang tersisa tinnggal Rp 200.000,- ltupun tidak seluruhnya dalam bentuk uang, karena sebagian darinya dalam bentuk beras 20 kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng 2 kg yang harus dibeli dari koperasi intern Khijanah Tajwidiyah, dengan nilai sekitar Rp 80.000,- (delapan puluh ribu rupiah). Berarti uang tunai yang bisa dibawa pulang hanya sekitar Rp 120.000,- (seratus dua puluh ribu rupiah) saja.
Untuk para pekerja kasar Al Zaytun yang jumlahnya mencapai 1.000 (seribu orang) pekerja, masing-masing diberi gaji Rp 400.000,- (empat ratus ribu rupiah) setiap bulannya, namun setelah dipotong infaq, hutang dan tabungan, yang tersisa tinggal Rp 50.000,- (lima puluh ribu rpiah).
Dan yang perlu diketahui, menurut sumber yang layak dipercaya dari kalangan Abu TOTO (yang memiliki posisi strategis, satu level dengan Raqib Daerah yang sekarang sudah mulai sadar dan merencanakan serangan balik yang mematikan kepada Abu TOTO), pada saat ini jumlah muqallid (melalui proses rekruitmen) yang masih setia kepada Abu TOTO dengan NII yang sudah terintegrasi atas hibah Imamah dari Adah Djaelani, sekarang ini sekitar 100 ribu orang.
Kekejaman NIl KW IX Abu TOTO terhadap pengikutnya sendiri, adalah apa yang sebenarnya ia ketahui tentang para pengikutnya yang dapat dipastikan akan keluar dan berhenti setelah mereka tak mampu memenuhi kewajiban dan tanggungjawab yang ia bebankan, ataupun karena mereka sadar dengan sendirinya. Terhadap semuanya itu Abu TOTO sama sekali tak peduli. Karena Abu TOTO punya keyakinan dan perhitungan: Yang belum tahu dan tidak sadar serta bisa dijadikan sasaran dakwah sesat NII masih sangat banyak, selain itu peluang dan kesempatan untuk melakukannya masih sangat luas dan mudah.
P e n u t u p
Berbagai tindak kejahatan dan penodaan terhadap agama (Islam) sering kali terjadi. Sayangnya belum pemah sekalipun kaum Muslimin secara tuntas mengatasi hal ini. Tanggung jawab dan kewajiban setiap hamba Allah yang mu'min dan muslim adalah melestarikan Islam dengan berpedoman kepada AI-Qur'an dan Sunnah Rasul Shallallahu 'Alaihi wa Sallam termasuk sunnah Khulafa ar Rasyidin, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam:
"Diwajibkan atas kalian melaksanakan sunnahku dan sunnah Khulafa ar Rasyidin, gigit erat-erat dengan gigi gerahammu. " (HR Abu Dawud dan Tirmidzi).
"Tiada Nabi yang diutus sebelumku melainkan mempunyai Hawariy yang memegangi benar terhadap tuntunan ajarannya, kemudian timbullah pengganti yang sesudahnya suatu generasi yang berbicara tentang suatu yang tidak mereka kerjakan dan mereka melakukan apa yang tidak diperintahkan. Maka barang siapa yang berjihad dengan tangannya mereka adalah mu'min, dan barang siapa yang berjihad dengan lisannya mereka mu'min dan barang siapa yang berjihad dengan hatinya mereka mu'min, sedang selain dari yang demikian itu adalah tidak ada lagi keimanan yang tersisa dalam hatinya, walaupun seberat biji sawi." (HR Muslim, bersumber dan lbn Mas'ud).
Oleh karenanya, marilah kita semua belajar dari sejarah, baik sejarah pembangunan Daulah dan peradaban Islam, maupun sejarah para Sahabat dalam mempertahankan berlakunya syari'at dan tegaknya Daulah Islam. Karena dengan melihat dan merujuk kepada sejarah tersebut yang telah mendapat pujian serta hidayah dari Allah insya Allah kita bisa mengambil contoh keteladanan yang tepat.
LPPI berkesimpulan bahwa para orang tua santri (dan calon santri) pada umunnya tidak mengetahui secara persis tentang realitas Ma'had Al Zaytun pimpinan AS Panji Gumilang yang mempraktekkan ajaran menyimpang (sesat), yang sangat membahayakan dan merugikan ummat Islam dan bangsa Indonesia pada umumnya.
Melalui buku ini NCC sekedar menunaikan kewajibannya dengan memberikan informasi secara tebuka kepada masyarakat luas, tanpa dibebani motif politik, ekonomi, atau kebencian kepada siapa pun, melainkan semata-mata untuk mengungkapkan kebenaran dan menegakkan keadilan, dalam rangka amar ma'ruf dan nahyi munkar.
Bersama dengan para mantan tokoh dan anggota NII KW IX yang sudah insyaf, LPPI akan menggalang kekuatan bersama untuk menegakkan kebenaran dan keadilan serta menghentikan segala bentuk kesesatan dan kejahatan AS Panji Gumilang beserta kroninya. NCC akan mengungkapkan kebenaran walau terasa pahit. Semoga Allah Yang Maha Kuasa memberi kekuatan kepada hamba-Nya yang berjuang untuk menegakkan kebenaran dan keadilan serta memberantas kemunkaran.
LPPI membuka ruang berdiskusi dengan semua pihak secara terbuka untuk membuktikan kesesatan AS Panji Gumilang, Syaikh Ma'had Al Zaytun. NCC juga menerima pengaduan dari para keluarga muslim yang anggota keluarganya terperangkap ke dalam lingkaran NII KW IX dan Ma'had Al Zaytun.
Kepada para orang tua yang anak atau keluarganya sekarang sedang belajar atau bekerja di Ma'had Al Zaytun, termasuk perwakilan dan cabang-cabangnya diseluruh Indonesia diharapkan berpikir ulang atau mempertimbangkan kembali keberadaannya di Ma'had Al-Zaytun tersebut.
Berdasarkan basil investigasi yang dilakukan tim NCC, ditemukan indikasi kuat adanya keterkaitan antara Abu Toto yang dulu terkenal sebagai tokoh NII KW IX dengan sosok AS Panji Gumilang Syaikh al Ma'had Al- Zaytum sekarang ini, yang ajaran, doktrin dan ideologi serta amaliahnya ternyata terdapat banyak penyimpangan aqidah, penodaan tauhid, serta penjungkirbalikan syari'at, termasuk perusakan nilai-nilai luhur akhlaq Islamiyah, perusakan makna ibadah. Juga, menipu, memiskinkan dan memurtadkan ummat.
Tentunya semua kebejadan itu tidak akan kita biarkan hidup dan berkembang, hanya karena kekaguman kita menyaksikan gedung Ma'had Al-Zaytun yang begitu megah dan mewah.
"Alahumma arina al haqqan warzuqnat tiba'ah, wa arinal bathila-bathilan warzuqnaj tinabah." Ya Rabb, janganlah Engkau gelincirkan qalbu-qalbu kami setelah Engkau beri hidayah kami, dan Anugerahilah kami rahmat dari sisi Engkau, sesungguhnya Engkau adalah al Wahab. Maha Suci Engkau ya Allah, dan dengan memuji Engkau, aku bersaksi bahwa sesungguhnya tiada dzat yang patut di ibadahi selain Engkau, aku memohon ampunan dan bertaubat kepada-Mu. Alhamdulilahi rabbil Alamin.
-
|125.163.132.xxx |2011-02-17 01:03:33 KH
ASSALAMUALAIKUM WR.WB.
SEBELUMNYA SAYA MINTA MAAF, TULISAN DI ATAS ADA BEBERAPA KESALAHAN DAN TIDAK SAYA TEMUKAN KETIKA HIDUP DI AL-ZAYTUN.DAN SEMOGA BERITA YANG SAYA TULIS BENAR, KARENA KEBENARAN DATANGNYA DARI ALLAH DAN KESALAHAN DARI SAYA SENDIRI
HARAKAH rAMADHAN MEMANG BENAR SEPERTI ITU, AKAN TETAPI SETAHU SAYA ITU SEMUA DIBAGIKAN PADA UMAT MUSLIM YANG FAKIR MISKIN DI INDRAMAYU DENGAN PEMBAGIAN BERAS. KARENA SAYA PERNAH IKUT MEMBAGIKAN BERASNNYA KEPADA FAKIR MISKIN.
TERAKHIR KALI, APAKAH PERNAH ANDA MELIHAT SUATU AMAL DARI SUATU KELOMPOK UMAT ISLAM SEBSAR INI?
APAKAH ANDA PERNAH? APAKAH UMAT ISLAM DI PENJURU INDONESIA SDAH MAMPU MENJADI ORANG YANG DERMAWAN UNTUK MEMBANTU SESAMA? SUDAHKAH MENJADI DERMAWAN UNTUK MEWUJUDKAN UMAT ISLAM YANG INTELEK DAN BERAKHLAQ DENGAN MEMBANGUN SARANA PENDIDIKAN YANG BAIK DAN BERKUALITAS? PERNAHKAH? PERNAHKAH? TOLONG JAWAB!!!!!!
DI aL-ZAYTUN ORANG BUKAN DIPAKSA TETAPI DIAJARKAN DENGAN AJAKAN YANG BAIK UNTUK MENJADI UMAT ISLAM YANG BERGUNA BAGI UMAT ISLAM LAINNYA. BUKAN MENJADI UMAT ISLAM YANG HANYA TIDAK MEMBANTU DAN HANYA BISA MENJELEK-JELEKKAN DAN MENCACI MAKI ORANG YANG TELAH BERBUAT BAIK..
SADARLAH!!!! aL-ZAYTUN HANYA MEMBERI CONTOH KEBAIKKAN..KLO ANDA TIDAK SENANG DENGAN CARANYA, TEMUKAN CARA LAIN DAN BUATLAH DAN AJARKAN KEBAIKAN TERSEBUT PADA SELURUH UMAT ISLAM. JANGAN HANYA BANYAK BICARA YANG NEGATIF, KARENA HANYA MEMBUAT UMAT INI TERKIKIS DAN TERPECAH BELAH...BEKERJALAH, BERDAKWALAH DENGAN BAIK DAN KESOPANAN,,,,JANGAN HANYA IRI MELIHAT YANG LAIN KARENA UMAT INI TIDAK AKAN BANGKIT KARENA HANYA BISA IRI PADA YANG LAIN..
TERIMA KASIH....
-
|125.163.132.xxx |2011-02-17 01:04:18 KH - re:
KH wrote:
DI aL-ZAYTUN ORANG BUKAN DIPAKSA TETAPI DIAJARKAN DENGAN AJAKAN YANG BAIK UNTUK MENJADI UMAT ISLAM YANG BERGUNA BAGI UMAT ISLAM LAINNYA. BUKAN MENJADI UMAT ISLAM YANG HANYA TIDAK MEMBANTU DAN HANYA BISA MENJELEK-JELEKKAN DAN MENCACI MAKI ORANG YANG TELAH BERBUAT BAIK..
SADARLAH!!!! aL-ZAYTUN HANYA MEMBERI CONTOH KEBAIKKAN..KLO ANDA TIDAK SENANG DENGAN CARANYA, TEMUKAN CARA LAIN DAN BUATLAH DAN AJARKAN KEBAIKAN TERSEBUT PADA SELURUH UMAT ISLAM. JANGAN HANYA BANYAK BICARA YANG NEGATIF, KARENA HANYA MEMBUAT UMAT INI TERKIKIS DAN TERPECAH BELAH...BEKERJALAH, BERDAKWALAH DENGAN BAIK DAN KESOPANAN,,,,JANGAN HANYA IRI MELIHAT YANG LAIN KARENA UMAT INI TIDAK AKAN BANGKIT KARENA HANYA BISA IRI PADA YANG LAIN..
TERIMA KASIH....
-
|110.137.7.xxx |2011-02-26 20:27:16 Islam Pembunuh - PEMBUNUH ISLAM !!!
TAIK KUCING NII....
INGAT...
ISLAM DI AJARKAN CARA BERPERANG...
ISLAM PEMBUNUH...!!!
-
|110.137.7.xxx |2011-02-26 20:29:10 Islam Pembunuh
ISLAM = PEMBUNUH
SIAP-SIAP AKAN PENGADILAN DI AKHIRAT
-
|110.137.196.xxx |2011-03-19 15:49:52 orang di atas bukan muslim
anda belajarlah tentang islam.... setelah menemukan yang anda cari... anda boleh berkata seperti itu.....
anda sendiri belum tentu mengerti akan agama anda.....
-
|125.162.149.xxx |2011-04-20 09:28:39 didi
islam yang selalu....................biang ricuh...tdk pernah akur..........menjual akhirat untuk menimbun harta dunia
Pemutakhiran Terakhir (Selasa, 17 April 2012 18:34)











