- DOKTRIN ( 47 )
- DOKUMENTASI MEDIA ( 113 )
- FAKTA DAN DATA ( 47 )
- KESAKSIAN ( 20 )
- MODUS OPERANDI ( 29 )
- OPINI ( 43 )
- SEJARAH ( 13 )
Menuju Mardhotillah
Titik Kekuatan NII-KW9 Al-zaytun Dalam Doktrin dan Manajemen
NII Proyek Kemiskinan Berjamaah
Pundi-Pundi Sang Syekh Panji Gumilang
GELAR PROF. & PHD NYA AS PANJI GUMILANG
Sembilan Pos Keuangan Sebagai Pendukung Program Pembanguan NII KW-9 AL-Zaytun
AMPLOP KOSONG PANJI GUMILANG DAN PROYEK KEMISKINAN BERJAMAAH
KEMANA ARAH AL ZAYTUN DAN PROGRAM PENDIDIKANNYA ?
Adah Jaelani Di Al-Zaytun
ISTANA KHUSUS AS PANJI GUMILANG
POLITIK ADU DOMBA & KONFLIK INTERNAL ” YASIR VS AS PANJI GUMILANG “
SUMMARY TABLIGH AKBAR ”MENGUAK TABIR MISTERI PERGERAKAN NII
Bayi Mati mengenaskan Di Al-Zaytun
S.M Kartosuwiryo
JARINGAN BISNIS NII KW9
Tragedi 1 Muharram Di Al-Zaytun
KONTROVERSI NII KW9 DAN PERKEMBANGANNYA KINI
JARINGAN STRUKTUR FUNGSIONAL
Hasil Penelitian MUI tentang Al-Zaytun
Sepuluh Kriteria Aliran Sesat (Fatwa MUI)
ALIANSI MAHASISWA BELA NEGARA DARI GERAKAN SESAT & KEJAHATAN TERORGANISIR NII KW 9 AL ZAYTUN
JEJAK AKTIFIS NII JAKARTA DI JAWA TENGAH
ANCAMAN HENDRO TERHADAP AKTIFIS ISLAM
POLITIK ALIENASI DAN DIKOTOMI KASTA
POLITIK BENTENG STEEL SEL
POLITIK BARTER DAN BALAS BUDI
JARINGAN STRUKTUR & APARAT TERITORIAL
IMING – IMING LANJUTAN STUDY
ANCAMAN HENDRO TERHADAP AKTIFIS ISLAM
Praktek fungsi dan peran intelejen di masa Orde baru
BAGAIMANA GERAKAN NII Al ZAYTUN MENGORGANISASI TINDAK KEJAHATAN-KRIMINALITAS
KORUPSI DI ALZAYTUN
SUMMARY SEMINAR AKBAR KUPAS TUNTAS NII
KETIKA ULAMA DAN PEMERINTAH SAMA SAMA BERBOHONG
SEKILAS TENTANG TEAM NCC
Daftar Jamaaah NII KW9 teritorial Jaksel
GERAKAN BARU NII: MASYARAKAT INDONESIA MEMBANGUN Dari Gerakan Bawah Tanah Menuju ke Permukaan
NII UPDATE APA ITU MIM?
PENGURUS
NCC Harap Film Mata Tertutup Bongkar Bahayanya NII
Bahaya Majalah Al-Zaytun
POLITIK KEMUNAFIQAN
POLITIK MENARA GADING & BAHAYANYA
POLITIK SENSASI DAN EXPLOITASI
Nabi/ Rasul Baru Bernama Syaikh Panji Gumilang
PROFIL
Kewajiban Perekrut
BAHAN BAKU PEREKRUT
Identifikasi Kebiasaan Target Korban
Lingkungan Terdekat Dihindari
Kualitas Calon KOrban
DATA KUNJUNGAN
SEJARAH BERDIRINYA NII
CALON TILAWAH ( Target Korban )
TAFTIS DAN HIJRAH ( SELEKSI )
AQUBAH ( PENGORBANAN )
Materi Aqidah
AYAT AYAT PENDUKUNG NII ALZAYTUN
MATERI MENTAL MUJAHID
MATERI AKHLAK
Nama kedua (Ismu tsani)
KAMUS NII
MATERI TILAWAH
PROTAP KEAMANAN MARKAS
TARGET TILAWAH BERKUALITAS
MATERI AKAL
STANDART OPERASIAONAL PROSEDUR
KRITERIA CALON KORBAN NII ALZAYTUN
Proklamasi Ditinjau Dari Segi Politik
Maliyah / Keuangan
MATERI DASAR TAZKIAH PASCA HIJRAH
MENDAPAT DATA DARI QUISIONER
STRATEGI PERANG NII ALZAYTUN
MATERI PENGKADERAN NII ALZAYTUN
Penyimpangan Makna Rukun Iman Oleh Ajaran Sesat NII alzaytun
Pelaksanaan Program Munakahat/ Nikah di NII alzaytun
Identifikasi Perilaku Warga/ korban yang Baru Masuk NII
Sangsi Dosa bukan Istighfar, Tapi Bayar Denda Agar Dosa Hilang
Al-Zaytun, Golkar dan NII
Sekilas Asal Muasal Bangsa Indonesia
TAYANGAN STASIUN TELEVISI KITA
PRAKTEK KORUPSI, KOLUSI dan NEPOTISME
KEKERASAN / PELANGGARAN HAM
PERUSAKAN ALAM
FANATIK TAPI MUNAFIK
Pembahasan Hasil Analisa Faktor Kegagalan Tilawah ( PEREKRUTAN )
Istilah istilah Madinah & Definisi
Rukun Islam versi NII
Proklamasi & Penjabarannya
Baiat (Ber-Janji Setia)
Mawarid Baitul Mal (MBM)
OPINI OPINI TENTANG NII
Pemahaman Aqobah pra MH
Materi Tarqiyah
PROSEDUR KERJA NII ALZAYTUN
PERMASALAHAN DALAM PEREKRUTAN NII ALZAYTUN
PERTANYAAN DALAM PEREKRUTAN NII ALZAYTUN
MODUS PEREKRUTAN NII ALZAYTUN
PENGKAWALAN PROGRAM NII ALZAYTUN
CONTOH CARA WARGA NII MEREKRUT KORBAN
SEJARAH BERDIRINYA NII
MATERI PENYAMBUTAN WARGA BARU NII ALZAYTUN
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
FATWA FUU INDONESIA
Kiat Sukses Bertilawah Ala NII
MENAMPAR MUKA MUADHOF
MENGGELANDANG MUADHOF
Syuro NII Wilayah Jakarta
Materi Setelah Hijrah
NII DAN ORDE BARU
PENGERTIAN IBADAH VERSI NII
IDENTIFIKASI DAN REHABILITASI
TERLEPAS DARI NII ALZAYTUN SETELAH MEMBACA NCC
Sholat
Puasa
Zakat
Haji
USAHA NII BERKEDOK PEDULI FAKIR MISKIN DAN YATIM PIATU
Rasul Sesat Panji Gumilang
Syahadat
PERPECAHAN DAN KELALAIAN
PRAKTEK KORUPSI, KOLUSI dan NEPOTISME
NASIB SANTRI ZAYTUN & KELUARGA NII
PERTEMPURAN GARDA MAHAD VS ASPG
PERGOLAKAN DI DALAM NII ZAYTUN
FASE MAKKAH TAPI TILAWAH PAKAI AYAT-AYAT MADINAH
Cukup Aku Saja yang Pernah Membenci Indonesia
NII Zaytun Wilayah Banyumas 2004 – 2006
SANTRI ZAYTUN JADI TAMENG / PAGAR BETIS KE-2
SAYA TAKUT DIBILANG KAFIR & KASLAN
KEWAJIBAN
Bahan Baku
Kebiasaan
Pacaran
Lingkungan terdekat
Kualitas
Data Kunjungan
Bahaya Majalah Al-Zaytun
CALON TILAWAH ( Target Korban )
NASEHAT DARI MANTAN NII ZAYTUN
JARINGAN PENDUKUNG PENDANAAN NII KW-9 AL ZAYTUN
Solidaritas Kemanusiaan untuk Keluarga Besar Korban Gerakan Sesat & Makar NII KW-9 Alzaytun
Inilah Panca Program NII alzaytun
INFAQ (Nafaqoh Daulah/N.D) NII alzaytun
Harokah Idikhor ( Tabungan Untuk Negara )
Harokah Ramadhan ( Dana perjuangan )
HAROKAH QURBAN ( Gerakan Berkurban )
HAROKAH QIROD ( Pinjaman Kepada Negara )
AQIQOH ( Pendaftaran akah Negara )
SHODAQOH MIN SHODAQOH ( Dana Pembicaraan Khusu dengan Pimpinan )
SHODAQOH KHOS ( Shodaqoh Yang Dikhususkan )
Tabungan Pendidikan Anak ( TPA )
Tazkiyah Amwal Baitiyah ( Zakat dari harta Kita )
Harokah Maunah Tarbiyah ( subsidi untuk pendidikan )
Pelaksanaan Sumber Pendapatan NII alzaytun
PELACURAN DI PESANTREN ALZAYTUN INDRAMAYU
Bayi Mati mengenaskan Di Pesantren Al-Zaytun
Membongkar Gerakan Sesat NII Dibalik Pesantren Mewah Alzaytun
TRAGEDI KERJA RODI DI NII KW 9 ALZAYTUN
PROSEDUR KEAMANAN GERAKAN NII ALZAYTUN DIMASYARAKAT
Program Penyesatan Dalam Sistem Pendidikan di Pesantren Alzaytun
SKENARIO DUNIA KEBANGKITAN ISLAM VERSI NII KW 9 ALZAYTUN
Sumber Pendanaan Riil Gerakan Sesat NII KW-9 Pesantren Alzyatun
Kesaksian Penginjil dari Pesanten AL-Zaytun
Bayi yang Mati mengenaskan, Hadiah Untuk Aparat Negara Islam Alzaytun
Bayi Merah Saya Dirampas, Dijual Untuk Infak Negara Islam Alzaytun ( 1 )KEKAFIRAN NKRI VERSI AJARAN NII ALZAYTUN DAN KEBANGKITAN ISLAM DI ALZAYTUN ?
PROGRAM GERAKAN ORANG TUA ASUH SANTRI OLEH JAMAAH NII ALZAYTUN
Perubahan Modus Operandi NII Alzaytun di Masyarakat
Gereliya NII Alzaytun Di Kampus Universitas Indonesia
Menipu 20 Juta ke Orang Tua Untuk Infak Pembersihan Dosa
Ciri Korban Cuci Otak NII
71 Ribu Pengikut NII Gaya Baru Telah Dilantik
Ini Ayat Pertama untuk Rekrut Aktivis NII
Waspadai aliran yang mencuci otak seperti kasus Lian
Panji Gumilang mangkir lagi
Santri Alzaytun Kabur Karena Dipukul dan Dicekik Guru
PERGESERAN MODUS DAN PERUBAHAN STRUKTUR NII KW9
PENYIMPANGAN DAN KESESATAN AJARAN NII ALZAYTUN
Ibadah yang Sah Hanya Di NEgara Islam Indonesia Alzaytun ??
SEJARAH BANGKITNYA ISLAM DI INDONESIA VERSI NII ALZAYTUN
Rukun Islam Versi Ajaran Sesat Negara Islam Indonesia Alazytun
PENDALAMAN TENTANG ILMU AQIDAH ( VERSI NII AL-ZAYTUN )
Bukti-Bukti Kesesatan ajaran NII KW IX Alzaytun
Paspor Warga NEgara Islam Indonesia Lzaytun
MENARI – NARI MENIKMATI KEKAYAAN & KEMEWAHAN DIATAS PENDERITAAN UMMAT
Pemahaman Tentang Makna Proklamasi dan Rahasia-Rahasianya Versi Negara Islam Indonesia alzaytun
Update Modus Terbaru Perekrutan/ Tilawah Ajaran Sesat Negara Islam Indonesia AlzaytunAL-QURAN MP3
AL-QURAN FLASH
PERMASALAHAN DALAM BERPROGRAM VERSI NII KW-9 ALZAYTUN
Warisan Pancasila Yang Berubah Jadi Berhala NKRI ( Doktrin Mentah NII KW9 Alzaytun )
Waspada Tapi Jangan Fobia
PELAJAR DIMINTA BERANI MENOLAK AJAKAN NII
Pendiri NII Crisis Center: "Penggalangan sumbangan di ATM, 100 persen NII"
Proses rehabilitasi korban NII masih keliru
Eks Pengikut NII: Presiden itu Thogut
SEPAK TERJANG NEGARA ISLAM INDONESIA KW IX MERUSAK CITRA UMAT ISLAM
Penyimpangan Perilaku Sosial Yang Terjadi di Komunitas NII Alzaytun
Tugas Dan Tanggung Jawab Jamaah Gerakan Sesat NII Alzaytun
AJARAN ZINA DI PESANTREN AL ZAYTUN
PENERAPAN SISTEM KERJA RODI DI PESANTREN ALZAYTUNPROSES PERPINDAHAN KEWARGANEGARAAN NKRI KE NII ( MUSYAHADATUL HIJRAH )
Doktrin Baku Penyebab Orang Masuk Ke Ajaran Sesat NII Alzaytun
MUI Sudah Buktikan Kesesatan Al Zaitun dan Pusat dari NII
Panji Kena Kasus, Jamaah NII Kena Sasus
Awas NII Lebih Bahaya Dari Terorisme
Waspadalah NII Wajah Baru
NII VS NKRI Faktapos.com
Mengupas Sejarah NII ( BUKLET NII VS NKRI )Tantangan Berat NCC Menanggulangi NII
"Mata Tertutup ", Kisah Tentang Korban NII di Filmkan
Panji Gumilang antara NII dan MIM
Lukai perasaan umat Islam, Panji Gumilang minta Indonesia membuka hubungan diplomatik dengan IsraelRohis Diguncang Al Kahfi atau dikenal Islamic Center ( Alkahfi Antara JIL dan NII )
ANTARA MIM DAN GAFATAR Persaingan Ketat Anak Kandung NII
Awas NII Lebih Bahaya Dari Terorisme
Waspadalah NII Wajah Baru
Telaah Singkat Penanganan Kasus NII KW9
Mengupas Sejarah NII
NII Gaya Baru dan Keterkaitan Dengan Terorisme
Apa Itu NII Gaya Baru
Waspada Modus NII Gaya Baru
NCC Siap Bantu Antisipasi Gerakan NII
Cuci Otak NII Gunakan dalil Al-quran
Uns tidak steril NII
NII Crisis Center: Gerakan NII Semakin Meluas
Ada Kuliah Umum Wajib Untuk Angkatan 2011 Untuk Antisipasi NII
Korban NII Terus Berjatuhan
Cuci Otak Untuk Hancurkan Mental
Aktivis NII Injak-injak Alquran
Cuci Otak Untuk Hancurkan Mental
Awas, Modus Baru Perekrutan Gerakan NII
Gerakan NII Sudah Menistakan Agama Islam
Pemprov Jawa Timur Akan Keluarkan Pergub Larangan NII
Mereka Lakukan Pembusukan Islam Dari Dalam
Aparat Kepolisi Diminta Segera Bongkar NII Di Indonesia
Kampus Jadi Target Penyusupan NII
Korbannya Tiba-tiba Suka Bohong dan Supersibuk
Jadi Anggota NII "Nyetor" Terus
NII Crisis Center: Mereka Jemaah NII KW 9
NII Crisis Center Terima Ribuan Pengaduan
Waspadai Basis Wilayah NII di Jakarta
Melawan NII Dan Menciptakan Masyrakat Berkesadaran
Inilah 9 Kesesatan NII
NII Mengincar Anak SMA
Inilah Modus 'Cuci Otak' NII
Astaga! Jemaah NII Wajib Setor Rp 14 Miliar
Jemaah NII Berhaji ke Indramayu
Ortu Bisa Cari Anak Hilang Korban NII KW9 di Massa Panji
Pemerintah belum Menganggap NII Berbahaya
NII, Kejahatan dan Makar Berkedok Agama
Jihad di NII: Cari Uang dan Orang
Waspada! NII Masi Mencari Mangsa
MUI Sudah Buktikan Kesesatan Al Zaitun dan Pusat dari NII
4 Tahap Utama Masuk NII
10 Guru SMA Negeri di Bogor Diduga NII
Anak Polisi Hilang, Diduga Terjerat NII
Hari Ini, Daftar Panjang Korban NII Dibeber
Panji Gumilang: NII Sudah Selesai
NII Tamat Setelah Kartosuwiryo Tewas
Seperti Ini Cara NII Mencuci Otak
Cadar Lian Bisa Jadi Pengalihan Agar Tak Dikira Perbuatan NII
Jangan Takut Keluar NII, Ancaman Bunuh Cuma Bohongan
Lebih Seribu Orang Jadi Korban Pencucian Otak NII
NII Kedoknya Islam, Ajarannya Setan
Tak Diberi Izin, Massa Kontra Panji Gumilang Batal Gelar Demo Tandingan
Kader NII Rekrut Anggota untuk Kumpulkan Uang
Rehabilitasi Korban NII Kerap Keliru
Seminar NII dio nurul fikri
Ini Dalil yang Dipakai NII Untuk Cuci Otak
Berikut Alasan NII Incar Mahasiswa Iman Herdiana - Okezone
Buruh Perempuan Lebih Rawan Jadi Korban NII
Awas! Pola Perekrutan NII KW9 Berubah
Penuhi Target, Korban NII Jadi Pelacur
Waspadai Ormas MIM adalah NII Gaya Baru
10 Guru SMA Negeri di Bogor Diduga NII
Jemaah NII Berhaji ke Indramayu
Al Zaytun Seratus Persen NII
Siapapun Berpotensi Masuk NII
20 Mahasiswa UPI Diduga Terlibat NII
Waspadalah! Pencuci Otak Juga Berkeliaran di FB dan Twitter
Lampung Basis Strategis NII
NII Krisis Center Terima Ribuan Pengaduan
NII, Tragedi Kemanusiaan di Indonesia
NII, Tragedi Kemanusiaan di Indonesia
Anggota NII KW 9 Banyak Tersebar di Jakarta
NII Merebak, Ortu Larang Siswa Ikut RohisSeks Bebas di Kalangan NII
Tangerang Masuk Empat Besar Anggota NII Jabodetabek
Satu-satunya Polda Yang Berani Tindak NII Adalah Susno Duadji"
Jangan Takut Keluar NII
NII Crisis Center Terima 2.000 Laporan
Waspadai Penggalangan Dana Jaringan NII
Pat Gulipat Al Zaytun
Bentuk Penyelewengan NII dari Tauhid Mereka
Kantong Penyebaran NII Diawasi Polisi
MIM, Modus Baru NII
Telusuri Mahasiswa Terkait NII, Undip Bentuk Tim
Kampus-kampus di Banten Telah Disusupi NII
Awas, NII Bidik Orang-orang Bermasalah Kepribadian
NII Crisis Center: Menag Ke Al Zaytun? Menggelikan
Waspadai Gerakan NII
NII Berubah Jadi Ormas, Tawarkan Kredit Lunak
Mahasiswa Jadi Kekuatan NII di Jakarta Selatan
15 Pelajar Hilang Diduga Terkait NII
NII Crisis Center: Mahasiswi Paling Banyak Hilang Terkait NII
NII Salahgunakan Ajaran Islam untuk Melawan NKRI
Kenali Tanda-tanda Seseorang Telah Terkena Bujuk Rayu NII KW IX
Korban NII: Orangtua Bisa Kafir, Harta Halal
Penggalangan Dana di ATM 100 Persen NII
Benarkah NII KW-9 didalangi
Kesaksian korban rekrutmen NII
Tentang NII KW-9
Upaya PT mencegah NII di kampus
Lian Beruntung Hanya Linglung, Banyak Korban Cuci Otak yang Gila
Ilusi Negara Islam Indonesia
NII Mengincar Anak SMA
Ken Setiawan : Waspada, Ormas MIM adalah NII Gaya Baru
Gerakan NII Sangat Berbahaya Jika DibiarkanSELAYANG PANDANG ORMAS GERAKAN FAJAR NUSANTARA









![]() | Today | 6180 |
![]() | Yesterday | 22737 |
![]() | This week | 78932 |
![]() | Last week | 66629 |
![]() | This month | 245707 |
![]() | Last month | 834606 |
![]() | All days | 8090010 |
Your IP: 38.107.179.244
,
Today: Mei 19, 2012
Hasil Penelitian MUI tentang Al-Zaytun
Sejumlah negara tetangga telah mengambil sikap yang tegas terhadap pesantren Al-Zaytun (MAZ), Haurgeulis, Indramayu, Jawa Barat. Alim-ulama negara jiran Malaysia, misalnya, mereka menyatakan, pondok pesantren yang yang konon termegah se-Asia Tenggara itu berbahaya.
Bahkan, pemerintah Malaysia sudah menarik semua santrinya dari MAZ. “Istilah mereka adalah sudah meng-i’tiraf Al-Zaytun karena dianggap berbahaya. Kalau ada alumni MAZ di Malaysia, alumni itu tidak diakui ijazahnya,” kata K.H. Ma’ruf Amin, Ketua Tim Peneliti mahad Al-Zaytun Majelis Ulama Undonesia (MUI).
Hal itu bertolak belakang dengan kondisi di Indonesia. Dengan menangani kasus MAZ, pemerintah, dalam hal ini aparat berwenang, terkesan cuek alias acuh tak acuh. Lihat saja, sejumlah laporan dari masyarakat tidak ditanggapi. Bukti-bukti dan saksi-saksi, termasuk dari mantan pentolan dan korban Al-Zaytun juga tidak digubris.
Sikap MUI, setali tiga uang, alias sami mawon. Tengok saja, Pimpinan Harian MUI terkesan lelet dan ogah-ogahan saat merespon hasil penelitian Tim Peneliti MAZ MUI, Tim bentukan MUI sendiri. Berbulan-bulan hasil Tim tersebut mandeg di MUI, alias tidak disosialisasikan ke masyarakat. Ada apa?
Padahal, Tim peneliti yang terdiri dari tiga belas orang ini kerjanya terbilang tidak mudah. Lihat saja, untuk menelusuri dan melacak berbagai informasi tentang MAZ, Tim melakukan kerja keras selama empat bulan. Kajian pustaka dan dokumentasi dilakukan dengan mengambil semua sumber yang dapat memberikan informasi komprehensif tentang sejarah, latar belakang berdirinya MAZ, sistem pendidikan MAZ, dan organisasi NII KW IX.
Penelitian lapangan dilakukan dengan terjun langsung ke pondok pesantren Al-Zaytun sambil melakukan observasi yang terkait dengan penelitian. Hasil ini masih harus ditambah dengan melakukan pelacakan, penelusuran, serta mendatangi sumber informasi, seperti para korban, orang tua korban, mantan aktivis, simpatisan NII KW IX.
Tak hanya itu, Tim juga melakukan wawancara mendalam (indepth interviewing) dengan sejumlah sumber, baik yang pro maupun yang kontra terhadap MAZ. Sejumlah sumber yang diwawancara Tim antara lain Forum Ulama Umat Islam Indonesia (FUUI), Tim Investigasi Aliran Sesat (TIAS), Forum Masyarakat Korban NII KW IX, Solidaritas Umat Islam untuk Korban NII-Al-Zaytun Abu Toto (SIKAT), mantan Kabakin, Z.A. Maulani, Tim Litbang Departemen Agama, Badan Intelejen Mabes Polri, para santri, mudarris (guru), pegawai Al-Zaytun, serta sumber-sumber lainnya yang mengetahui MAZ dan NII KW IX.
Mengingat begitu mendesaknya jawaban MUI atas pertanyaan-pertanyaan masyarakat seputar Al-Zaytun, Tim yang dibentuk tanggal 29 Mei 2002 itu bekerja all out siang hingga malam. Bahkan, penelitian yang rencananya berjalan selama satu bulan, tetapi karena banyak hal yang harus diteliti dan demi kevalidan hasil penelitian, dalam perkembangannya memakan waktu empat bulan.
“Kami sedikit pun tidak melambat-lambatkan kerja. Sebaliknya, kami berusaha bekerja secara maksimal dan segera memberikan laporan agar permasalahan ini cepat clear. Tim sudah bekerja keras, tentu menginginkan ada tindak lanjutnya,” kata K.H. Ma’roef Amin.
Pendapat senada dikemukakan salah seorang anggota Tim peneliti MUI, Prof. Ali Mustofa Ya’qub, M.A. Menurutnya, hasil penelitian Tim sedikit banyak akan mampu menjawab keresahan masyarakat tentang ma’had Al-Zaytun. “Hasil penelitian itu 80% sudah menjawab pertanyaan-pertanyaan masyarakat tentang Al-Zaytun. Tapi, saya tidak tahu kenapa belum dipublikasikan,” kata Prof. K.H. Ali Mustofa.
Keprihatinan K.H. Ma’roef Amin dan Prof. Ali Mustofa tentu saja beralasan. Pasalnya, hasil penelitian Tim MUI adalah jawaban yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Ada kesan, Pimpinan Harian MUI menunda-nunda publikasi hasil penelitian Tim MUI. Padahal, menunda-nunda sesuatu yang menjadi kepentingan masyarakat tanpa alasan yang jelas tentu saja tidak bisa diterima. “Tidak boleh menunda-nunda keterangan ketika umat membutuhkan. Ketika orang bertanya harus ada jawaban,” tegas Prof. Ali Mustofa.
Benarkah hasil Tim MUI telah merespon pertanyaan-pertanyaan umat? Mudahnya, kita lihat saja hasil penelitian yang sejak bulan Oktober tahun 2002 lalu telah diserahkan ke Pimpinan Harian MUI.
Kesimpulan dan Rekomendasi Tim MUI
Kesimpulan tersebut antara lain:
1. Ditemukan indikasi kuat adanya relasi (hubungan) antara ma’had Al-Zaytun (MAZ) dengan organisasi NII KW IX. Hubungan tersebut bersifat historis, finansial, dan kepemimpinan.
1. Hubungan historis: kelahiran MAZ memiliki hubungan historis dengan organisasi NII KW IX.
2. Hubungan finansial: adanya aliran dana dari anggota dan aparat teritorial NII KW IX yang menjadi sumber dana signifikan bagi kelahiran dan perkembangan MAZ.
3. Hubungan kepemimpinan: kepemimpinan di MAZ terkait dengan kepemimpinan di organisasi NII KW IX, terutama pada figur AS Panji Gumilang dan sebagai pengurus yayasan.
2. Terdapat penyimpangan paham dan ajaran Islam yang dipraktikkan organisasi NII KW IX. Penyimpangan-penyimpangan yang terjadi antara lain dalam hal mobilisasi dana yang mengatasnamanakan ajaran Islam yang diselewengkan, penafsiran ayat-ayat Alquran yang menyimpang dan mengafirkan kelompok di luar organisasi mereka.
3. Ditemukan adanya indikasi penyimpangan paham keagamaan dalam masalah zakat fitrah dan kurban yang diterapkan pimpinan MAZ, sebagaimana dimuat dalam majalah Al-Zaytun.
4. Persoalan Al-Zaytun terletak pada aspek kepemimpinan yang kontroversial (AS Panji Gumilang dan sejumlah pengurus yayasan) yang terkait dengan organisasi NII KW IX.
5. Ada indikasi keterkaitan sebagian koordinator wilayah yang bertugas sebagai tempat rekrutmen santri MAZ dengan organisasi NII KW IX.
Berdasarkan kesimpulan di atas, Tim MUI merekomendasikan beberapa hal kepada Pimpinan Harian MUI:
1. Memanggil pimpinan MAZ untuk dimintai klarifikasi atas temuan-temuan yang didapat dari envestigasi Tim Peneliti MAZ MUI.
2. Dikarenakan persoalan mendasar MAZ terletak pada kepemimpinannya, diharapkan Pimpinan Harian MUI dapat mengambil inisiatif dan langkah-langkah konkret untuk membenahi masalah kepemimpinan di MAZ.
3. Pimpinan Harian MUI agar mengambil keputusan yang sangat bijak dan arif menyelamatkan pondok pesantren Al-Zaytun dengan berdasarkan pada prinsip kemaslahatan umat.
Demikian kesimpulan dan rekomendasi ini dibuat untuk dapat ditindaklanjuti dengan sebaik-baiknya. Semoga Allah SWT senantiasa menganugerahkan hidayah dan inayah-Nya kepada kita semua. Amin.
Jakarta, 28 Rajab 1423 H
Jakarta, 5 Oktober 2002 M
Dengan hasil tersebut, MUI memberi kontribusi berarti dalam melindungi akidah umat dari doktrin dan paham keagamaan yang menyimpang dari Alquran dan sunah.
Beberapa Poin Penting Hasil Penelitian Tim MUI
1. Perihal Sumber Dana Mahad Al-Zaytun (MAZ)
Persoalan besar dan urgent yang timbul berkaitan dengan sumber dana MAZ adalah adanya beritaq penggalangan dana dari anggota dan aparat NII KW IX dalam proses pendirian dan perkembangan MAZ. Tim mendapati banyak sekali saksi dan sumber yang membenarkan adanya penggalian dana dengan memekai konsep-konsep ajaran Islam yang diselewengkan.
Dalam soal dana ini, tim juga menemukan adanya eksploitasi dan pemaksaan, sehingga anggota tergiring untuk melakukan tindakan kriminal. Saksi dan sumber, seperti para mantan anggota NII KW IX dari berbagai wilayah, para orang tua/wali, para mantan petinggi NII KW IX, Badan Intelejen Mabes Polri, Mantan Kabakin, Z.A. Maulani, serta masukan dari anggota yang masih aktif, secara eksplisit mengakui adanya penggalangan dana tersebut.
Setiap anggota yang masuk NII KW IX harus dibai’at dan membasar shadaqah hijrah dalam jumlah yang telah ditetapkan sebagai pembersih jiwa dan tanda perpindahan kewarganegaraan RI menjadi warga negara NII KW IX. Setelah masuk, setiap anggota diwajibkan menjalankan program, seperti binayah al-aqidah (pembinaan akidah), binayah al-dzarfiyah (pembinaan teritorial), binayah mas’uliyah (pembinaan aparatur), binayah maliyah (pembinaan keuangan), dan binayah al-shilah wa al-muwashalah (pembinaan komunikasi).
Dari kelima program itu, binayah maliyah (pembinaan keuangan) yang paling mendominasi. Dalam praktiknya, tim menemukan program binayah maliyah tidak hanya kegiatan penggalangan dana, tetapi juga program mobilisasi dana yang dibebankan kepada warga dan aparat NII KW IX. Ironisnya, tim menemukan penggalangan dana itu dibungkus dengan term-term (istilah-istilah) keagamaan yang ditafsirkan secara sembarang, seperti shadaqah hijrah, infak, qiradl, al-fa’i, shadaqah istighfar, shadaqah tahkim, shadaqah munakahat, dan lainnya.
Dari kesaksian mantan mudarris mah’ad Al-Zaytun, tim menemukan bahwa penyimpangan perilaku itu mendapat legitimasi dari doktrin ajaran NII KW IX sendiri. Dalan ajaran mereka, sekarang dikategorikan sebagai periode Mekah, yakni periode menegakkan negara Islam. Menurut doktrin mereka, perang adalah tipu daya, bukan perang jika tidak ada tipu daya. Oleh karena itu, menipu diperbolehkan.
Income keuangan MAZ sebagian besar berasal dari pengumpulan dana di tingkat teritorial (idariyah). Dari tingkat teritorial, dana kemudian dikirim ke MAZ. Bukti autentik adanya aliran dana diakui tim memang sulit ditemukan karena organisasi ini menggunakan sistem sel tertutup. Tetapi, indikasinya terlihat bahwa setiap sel di berbagai tempat memiliki kesamaan pola gerakan, istilah yang digunakan, format surah, dan catatan penerimaan dan pengeluaran uang.
2. Dugaan Keterkaitan Pemimpin MAZ dengan NII KW IX
Berdasarkan bukti-bukti dan kesaksian sejumlah sumber, tim melihat ada indikasi keterkaitan antara pemimpin Al-Zaytun dengan NII KW IX. Keterkaitan itu hingga kini masih terus berlangsung. Menurut data yang diterima tim, dlam struktur terbagi dua: aparatur fungsional (mereka yang berada di MAZ) dan aparatur teritorial (mereka yang berada di luar MAZ). Penggalangan dana berjalan dari teritorial ke MAZ.
Tim menemukan bahwa keterkaitan MAZ dengan NII KW IX bukan hanya pada sosok AS Panji Gumilang, tetapi juga orang-orang yang duduk sebagai pengurus yayasan. Data yang didapat tim menunjukkan bahwa seluruh pengurus atau eksponen adalah para petinggi NII KW IX.
3. Sistem Pendidikan di MAZ
Pada prinsipnya, tim menyimpulkan belum ditemukan adanya penyimpangan ajaran Islam dalam kegiatan belajar-mengajar, aktivitas ibadah dan aktivitas santri sehari-hari di MAZ, termasuk juga tidak ditemukan deviasi dalam kurikulum MAZ. Namun demikian, tim melihat ada dua persoalan keagamaan menyimpang yang dilakukan pemimpin pesantren, yakni masalah zakat fitrah dan kurban.
Penyimpangan mengenai zakat fitrah terjadi karena zakat fitrah tidak diberikan kepada fakir miskin untuk hari raya, melainkan untuk pembangunan MAZ. Demikian pula dengan kurban yang tidak dilakukan dalam bentuk penyembelihan hewan kurban, tetapi diganti dengan sejumlah uang untun pembangunan pesantren.
4. Mudarris (Guru)
Informasi yang didapat tim dari berbagai sumber dan penelitian lapangan, sebagian mudarris berasal dari anggota aparat NII KW IX di tingkat teritorial. Tim mengakui sangat sulit membedakan mudarris yang berasal dri NII dengan yang bukan, karena mereka menutup diri dan berbaur menjadi satu di MAZ, namun hal itu tampak jelas jika ada even-even tertentu.
Dalam proses belajar-mengajar, mudarris yang berasal dari NII KW IX tidak diperbolehkan memasukkan doktrin/ajaran NII ke santri. Hal ini didsarkan ketentuan dari pimpinan MAZ bahwa proses belajar-mengajar harus steril dari nuansa ke-NII-an.
5. Lingkaran Luar/Koordinator Wilayah MAZ
Tim menemukan indikasi adanya keterkaitan sebagian koordinator-koordinator wilayah NII sebagai tempat rekrutmen santri MAZ. Masing-masing santri direkrut melalui bantuan koordinator wilayah di daerah masing-masing.
Tim dapat informasi, satu tahun sebelum MAZ dibuka, pimpinan MAZ membuat koordinator-koordinator wilayah. Para mantan NII KW IX yang direkrut menjadi koordinator wilayah dikirim ke berbagai daerah. Mereka bertugas merekrut santri baru yang akan masuk MAZ.
Koordinator wilayah hanya mengurus proses administrasi serta memberikan bimbingan menghafal Juz ‘Amma sebagai syarat masuk MAZ. Namun, berdasarkan pengakuan sejumlah santri, mereka ada juga yang masuk dengan mendatangi langsung MAZ.
Sumber: Laporan lengkap hasil penelitian TIM MUI tentang Mahad Al-Zaytun (Sabili, No. 15, 13 Februari 2003/11 Dzulhijjah 1423)
Pemutakhiran Terakhir (Senin, 16 April 2012 09:44)











