- DOKTRIN ( 47 )
- DOKUMENTASI MEDIA ( 113 )
- FAKTA DAN DATA ( 47 )
- KESAKSIAN ( 20 )
- MODUS OPERANDI ( 29 )
- OPINI ( 43 )
- SEJARAH ( 13 )
Menuju Mardhotillah
Titik Kekuatan NII-KW9 Al-zaytun Dalam Doktrin dan Manajemen
NII Proyek Kemiskinan Berjamaah
Pundi-Pundi Sang Syekh Panji Gumilang
GELAR PROF. & PHD NYA AS PANJI GUMILANG
Sembilan Pos Keuangan Sebagai Pendukung Program Pembanguan NII KW-9 AL-Zaytun
AMPLOP KOSONG PANJI GUMILANG DAN PROYEK KEMISKINAN BERJAMAAH
KEMANA ARAH AL ZAYTUN DAN PROGRAM PENDIDIKANNYA ?
Adah Jaelani Di Al-Zaytun
ISTANA KHUSUS AS PANJI GUMILANG
POLITIK ADU DOMBA & KONFLIK INTERNAL ” YASIR VS AS PANJI GUMILANG “
SUMMARY TABLIGH AKBAR ”MENGUAK TABIR MISTERI PERGERAKAN NII
Bayi Mati mengenaskan Di Al-Zaytun
S.M Kartosuwiryo
JARINGAN BISNIS NII KW9
Tragedi 1 Muharram Di Al-Zaytun
KONTROVERSI NII KW9 DAN PERKEMBANGANNYA KINI
JARINGAN STRUKTUR FUNGSIONAL
Hasil Penelitian MUI tentang Al-Zaytun
Sepuluh Kriteria Aliran Sesat (Fatwa MUI)
ALIANSI MAHASISWA BELA NEGARA DARI GERAKAN SESAT & KEJAHATAN TERORGANISIR NII KW 9 AL ZAYTUN
JEJAK AKTIFIS NII JAKARTA DI JAWA TENGAH
ANCAMAN HENDRO TERHADAP AKTIFIS ISLAM
POLITIK ALIENASI DAN DIKOTOMI KASTA
POLITIK BENTENG STEEL SEL
POLITIK BARTER DAN BALAS BUDI
JARINGAN STRUKTUR & APARAT TERITORIAL
IMING – IMING LANJUTAN STUDY
ANCAMAN HENDRO TERHADAP AKTIFIS ISLAM
Praktek fungsi dan peran intelejen di masa Orde baru
BAGAIMANA GERAKAN NII Al ZAYTUN MENGORGANISASI TINDAK KEJAHATAN-KRIMINALITAS
KORUPSI DI ALZAYTUN
SUMMARY SEMINAR AKBAR KUPAS TUNTAS NII
KETIKA ULAMA DAN PEMERINTAH SAMA SAMA BERBOHONG
SEKILAS TENTANG TEAM NCC
Daftar Jamaaah NII KW9 teritorial Jaksel
GERAKAN BARU NII: MASYARAKAT INDONESIA MEMBANGUN Dari Gerakan Bawah Tanah Menuju ke Permukaan
NII UPDATE APA ITU MIM?
PENGURUS
NCC Harap Film Mata Tertutup Bongkar Bahayanya NII
Bahaya Majalah Al-Zaytun
POLITIK KEMUNAFIQAN
POLITIK MENARA GADING & BAHAYANYA
POLITIK SENSASI DAN EXPLOITASI
Nabi/ Rasul Baru Bernama Syaikh Panji Gumilang
PROFIL
Kewajiban Perekrut
BAHAN BAKU PEREKRUT
Identifikasi Kebiasaan Target Korban
Lingkungan Terdekat Dihindari
Kualitas Calon KOrban
DATA KUNJUNGAN
SEJARAH BERDIRINYA NII
CALON TILAWAH ( Target Korban )
TAFTIS DAN HIJRAH ( SELEKSI )
AQUBAH ( PENGORBANAN )
Materi Aqidah
AYAT AYAT PENDUKUNG NII ALZAYTUN
MATERI MENTAL MUJAHID
MATERI AKHLAK
Nama kedua (Ismu tsani)
KAMUS NII
MATERI TILAWAH
PROTAP KEAMANAN MARKAS
TARGET TILAWAH BERKUALITAS
MATERI AKAL
STANDART OPERASIAONAL PROSEDUR
KRITERIA CALON KORBAN NII ALZAYTUN
Proklamasi Ditinjau Dari Segi Politik
Maliyah / Keuangan
MATERI DASAR TAZKIAH PASCA HIJRAH
MENDAPAT DATA DARI QUISIONER
STRATEGI PERANG NII ALZAYTUN
MATERI PENGKADERAN NII ALZAYTUN
Penyimpangan Makna Rukun Iman Oleh Ajaran Sesat NII alzaytun
Pelaksanaan Program Munakahat/ Nikah di NII alzaytun
Identifikasi Perilaku Warga/ korban yang Baru Masuk NII
Sangsi Dosa bukan Istighfar, Tapi Bayar Denda Agar Dosa Hilang
Al-Zaytun, Golkar dan NII
Sekilas Asal Muasal Bangsa Indonesia
TAYANGAN STASIUN TELEVISI KITA
PRAKTEK KORUPSI, KOLUSI dan NEPOTISME
KEKERASAN / PELANGGARAN HAM
PERUSAKAN ALAM
FANATIK TAPI MUNAFIK
Pembahasan Hasil Analisa Faktor Kegagalan Tilawah ( PEREKRUTAN )
Istilah istilah Madinah & Definisi
Rukun Islam versi NII
Proklamasi & Penjabarannya
Baiat (Ber-Janji Setia)
Mawarid Baitul Mal (MBM)
OPINI OPINI TENTANG NII
Pemahaman Aqobah pra MH
Materi Tarqiyah
PROSEDUR KERJA NII ALZAYTUN
PERMASALAHAN DALAM PEREKRUTAN NII ALZAYTUN
PERTANYAAN DALAM PEREKRUTAN NII ALZAYTUN
MODUS PEREKRUTAN NII ALZAYTUN
PENGKAWALAN PROGRAM NII ALZAYTUN
CONTOH CARA WARGA NII MEREKRUT KORBAN
SEJARAH BERDIRINYA NII
MATERI PENYAMBUTAN WARGA BARU NII ALZAYTUN
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
FATWA FUU INDONESIA
Kiat Sukses Bertilawah Ala NII
MENAMPAR MUKA MUADHOF
MENGGELANDANG MUADHOF
Syuro NII Wilayah Jakarta
Materi Setelah Hijrah
NII DAN ORDE BARU
PENGERTIAN IBADAH VERSI NII
IDENTIFIKASI DAN REHABILITASI
TERLEPAS DARI NII ALZAYTUN SETELAH MEMBACA NCC
Sholat
Puasa
Zakat
Haji
USAHA NII BERKEDOK PEDULI FAKIR MISKIN DAN YATIM PIATU
Rasul Sesat Panji Gumilang
Syahadat
PERPECAHAN DAN KELALAIAN
PRAKTEK KORUPSI, KOLUSI dan NEPOTISME
NASIB SANTRI ZAYTUN & KELUARGA NII
PERTEMPURAN GARDA MAHAD VS ASPG
PERGOLAKAN DI DALAM NII ZAYTUN
FASE MAKKAH TAPI TILAWAH PAKAI AYAT-AYAT MADINAH
Cukup Aku Saja yang Pernah Membenci Indonesia
NII Zaytun Wilayah Banyumas 2004 – 2006
SANTRI ZAYTUN JADI TAMENG / PAGAR BETIS KE-2
SAYA TAKUT DIBILANG KAFIR & KASLAN
KEWAJIBAN
Bahan Baku
Kebiasaan
Pacaran
Lingkungan terdekat
Kualitas
Data Kunjungan
Bahaya Majalah Al-Zaytun
CALON TILAWAH ( Target Korban )
NASEHAT DARI MANTAN NII ZAYTUN
JARINGAN PENDUKUNG PENDANAAN NII KW-9 AL ZAYTUN
Solidaritas Kemanusiaan untuk Keluarga Besar Korban Gerakan Sesat & Makar NII KW-9 Alzaytun
Inilah Panca Program NII alzaytun
INFAQ (Nafaqoh Daulah/N.D) NII alzaytun
Harokah Idikhor ( Tabungan Untuk Negara )
Harokah Ramadhan ( Dana perjuangan )
HAROKAH QURBAN ( Gerakan Berkurban )
HAROKAH QIROD ( Pinjaman Kepada Negara )
AQIQOH ( Pendaftaran akah Negara )
SHODAQOH MIN SHODAQOH ( Dana Pembicaraan Khusu dengan Pimpinan )
SHODAQOH KHOS ( Shodaqoh Yang Dikhususkan )
Tabungan Pendidikan Anak ( TPA )
Tazkiyah Amwal Baitiyah ( Zakat dari harta Kita )
Harokah Maunah Tarbiyah ( subsidi untuk pendidikan )
Pelaksanaan Sumber Pendapatan NII alzaytun
PELACURAN DI PESANTREN ALZAYTUN INDRAMAYU
Bayi Mati mengenaskan Di Pesantren Al-Zaytun
Membongkar Gerakan Sesat NII Dibalik Pesantren Mewah Alzaytun
TRAGEDI KERJA RODI DI NII KW 9 ALZAYTUN
PROSEDUR KEAMANAN GERAKAN NII ALZAYTUN DIMASYARAKAT
Program Penyesatan Dalam Sistem Pendidikan di Pesantren Alzaytun
SKENARIO DUNIA KEBANGKITAN ISLAM VERSI NII KW 9 ALZAYTUN
Sumber Pendanaan Riil Gerakan Sesat NII KW-9 Pesantren Alzyatun
Kesaksian Penginjil dari Pesanten AL-Zaytun
Bayi yang Mati mengenaskan, Hadiah Untuk Aparat Negara Islam Alzaytun
Bayi Merah Saya Dirampas, Dijual Untuk Infak Negara Islam Alzaytun ( 1 )KEKAFIRAN NKRI VERSI AJARAN NII ALZAYTUN DAN KEBANGKITAN ISLAM DI ALZAYTUN ?
PROGRAM GERAKAN ORANG TUA ASUH SANTRI OLEH JAMAAH NII ALZAYTUN
Perubahan Modus Operandi NII Alzaytun di Masyarakat
Gereliya NII Alzaytun Di Kampus Universitas Indonesia
Menipu 20 Juta ke Orang Tua Untuk Infak Pembersihan Dosa
Ciri Korban Cuci Otak NII
71 Ribu Pengikut NII Gaya Baru Telah Dilantik
Ini Ayat Pertama untuk Rekrut Aktivis NII
Waspadai aliran yang mencuci otak seperti kasus Lian
Panji Gumilang mangkir lagi
Santri Alzaytun Kabur Karena Dipukul dan Dicekik Guru
PERGESERAN MODUS DAN PERUBAHAN STRUKTUR NII KW9
PENYIMPANGAN DAN KESESATAN AJARAN NII ALZAYTUN
Ibadah yang Sah Hanya Di NEgara Islam Indonesia Alzaytun ??
SEJARAH BANGKITNYA ISLAM DI INDONESIA VERSI NII ALZAYTUN
Rukun Islam Versi Ajaran Sesat Negara Islam Indonesia Alazytun
PENDALAMAN TENTANG ILMU AQIDAH ( VERSI NII AL-ZAYTUN )
Bukti-Bukti Kesesatan ajaran NII KW IX Alzaytun
Paspor Warga NEgara Islam Indonesia Lzaytun
MENARI – NARI MENIKMATI KEKAYAAN & KEMEWAHAN DIATAS PENDERITAAN UMMAT
Pemahaman Tentang Makna Proklamasi dan Rahasia-Rahasianya Versi Negara Islam Indonesia alzaytun
Update Modus Terbaru Perekrutan/ Tilawah Ajaran Sesat Negara Islam Indonesia AlzaytunAL-QURAN MP3
AL-QURAN FLASH
PERMASALAHAN DALAM BERPROGRAM VERSI NII KW-9 ALZAYTUN
Warisan Pancasila Yang Berubah Jadi Berhala NKRI ( Doktrin Mentah NII KW9 Alzaytun )
Waspada Tapi Jangan Fobia
PELAJAR DIMINTA BERANI MENOLAK AJAKAN NII
Pendiri NII Crisis Center: "Penggalangan sumbangan di ATM, 100 persen NII"
Proses rehabilitasi korban NII masih keliru
Eks Pengikut NII: Presiden itu Thogut
SEPAK TERJANG NEGARA ISLAM INDONESIA KW IX MERUSAK CITRA UMAT ISLAM
Penyimpangan Perilaku Sosial Yang Terjadi di Komunitas NII Alzaytun
Tugas Dan Tanggung Jawab Jamaah Gerakan Sesat NII Alzaytun
AJARAN ZINA DI PESANTREN AL ZAYTUN
PENERAPAN SISTEM KERJA RODI DI PESANTREN ALZAYTUNPROSES PERPINDAHAN KEWARGANEGARAAN NKRI KE NII ( MUSYAHADATUL HIJRAH )
Doktrin Baku Penyebab Orang Masuk Ke Ajaran Sesat NII Alzaytun
MUI Sudah Buktikan Kesesatan Al Zaitun dan Pusat dari NII
Panji Kena Kasus, Jamaah NII Kena Sasus
Awas NII Lebih Bahaya Dari Terorisme
Waspadalah NII Wajah Baru
NII VS NKRI Faktapos.com
Mengupas Sejarah NII ( BUKLET NII VS NKRI )Tantangan Berat NCC Menanggulangi NII
"Mata Tertutup ", Kisah Tentang Korban NII di Filmkan
Panji Gumilang antara NII dan MIM
Lukai perasaan umat Islam, Panji Gumilang minta Indonesia membuka hubungan diplomatik dengan IsraelRohis Diguncang Al Kahfi atau dikenal Islamic Center ( Alkahfi Antara JIL dan NII )
ANTARA MIM DAN GAFATAR Persaingan Ketat Anak Kandung NII
Awas NII Lebih Bahaya Dari Terorisme
Waspadalah NII Wajah Baru
Telaah Singkat Penanganan Kasus NII KW9
Mengupas Sejarah NII
NII Gaya Baru dan Keterkaitan Dengan Terorisme
Apa Itu NII Gaya Baru
Waspada Modus NII Gaya Baru
NCC Siap Bantu Antisipasi Gerakan NII
Cuci Otak NII Gunakan dalil Al-quran
Uns tidak steril NII
NII Crisis Center: Gerakan NII Semakin Meluas
Ada Kuliah Umum Wajib Untuk Angkatan 2011 Untuk Antisipasi NII
Korban NII Terus Berjatuhan
Cuci Otak Untuk Hancurkan Mental
Aktivis NII Injak-injak Alquran
Cuci Otak Untuk Hancurkan Mental
Awas, Modus Baru Perekrutan Gerakan NII
Gerakan NII Sudah Menistakan Agama Islam
Pemprov Jawa Timur Akan Keluarkan Pergub Larangan NII
Mereka Lakukan Pembusukan Islam Dari Dalam
Aparat Kepolisi Diminta Segera Bongkar NII Di Indonesia
Kampus Jadi Target Penyusupan NII
Korbannya Tiba-tiba Suka Bohong dan Supersibuk
Jadi Anggota NII "Nyetor" Terus
NII Crisis Center: Mereka Jemaah NII KW 9
NII Crisis Center Terima Ribuan Pengaduan
Waspadai Basis Wilayah NII di Jakarta
Melawan NII Dan Menciptakan Masyrakat Berkesadaran
Inilah 9 Kesesatan NII
NII Mengincar Anak SMA
Inilah Modus 'Cuci Otak' NII
Astaga! Jemaah NII Wajib Setor Rp 14 Miliar
Jemaah NII Berhaji ke Indramayu
Ortu Bisa Cari Anak Hilang Korban NII KW9 di Massa Panji
Pemerintah belum Menganggap NII Berbahaya
NII, Kejahatan dan Makar Berkedok Agama
Jihad di NII: Cari Uang dan Orang
Waspada! NII Masi Mencari Mangsa
MUI Sudah Buktikan Kesesatan Al Zaitun dan Pusat dari NII
4 Tahap Utama Masuk NII
10 Guru SMA Negeri di Bogor Diduga NII
Anak Polisi Hilang, Diduga Terjerat NII
Hari Ini, Daftar Panjang Korban NII Dibeber
Panji Gumilang: NII Sudah Selesai
NII Tamat Setelah Kartosuwiryo Tewas
Seperti Ini Cara NII Mencuci Otak
Cadar Lian Bisa Jadi Pengalihan Agar Tak Dikira Perbuatan NII
Jangan Takut Keluar NII, Ancaman Bunuh Cuma Bohongan
Lebih Seribu Orang Jadi Korban Pencucian Otak NII
NII Kedoknya Islam, Ajarannya Setan
Tak Diberi Izin, Massa Kontra Panji Gumilang Batal Gelar Demo Tandingan
Kader NII Rekrut Anggota untuk Kumpulkan Uang
Rehabilitasi Korban NII Kerap Keliru
Seminar NII dio nurul fikri
Ini Dalil yang Dipakai NII Untuk Cuci Otak
Berikut Alasan NII Incar Mahasiswa Iman Herdiana - Okezone
Buruh Perempuan Lebih Rawan Jadi Korban NII
Awas! Pola Perekrutan NII KW9 Berubah
Penuhi Target, Korban NII Jadi Pelacur
Waspadai Ormas MIM adalah NII Gaya Baru
10 Guru SMA Negeri di Bogor Diduga NII
Jemaah NII Berhaji ke Indramayu
Al Zaytun Seratus Persen NII
Siapapun Berpotensi Masuk NII
20 Mahasiswa UPI Diduga Terlibat NII
Waspadalah! Pencuci Otak Juga Berkeliaran di FB dan Twitter
Lampung Basis Strategis NII
NII Krisis Center Terima Ribuan Pengaduan
NII, Tragedi Kemanusiaan di Indonesia
NII, Tragedi Kemanusiaan di Indonesia
Anggota NII KW 9 Banyak Tersebar di Jakarta
NII Merebak, Ortu Larang Siswa Ikut RohisSeks Bebas di Kalangan NII
Tangerang Masuk Empat Besar Anggota NII Jabodetabek
Satu-satunya Polda Yang Berani Tindak NII Adalah Susno Duadji"
Jangan Takut Keluar NII
NII Crisis Center Terima 2.000 Laporan
Waspadai Penggalangan Dana Jaringan NII
Pat Gulipat Al Zaytun
Bentuk Penyelewengan NII dari Tauhid Mereka
Kantong Penyebaran NII Diawasi Polisi
MIM, Modus Baru NII
Telusuri Mahasiswa Terkait NII, Undip Bentuk Tim
Kampus-kampus di Banten Telah Disusupi NII
Awas, NII Bidik Orang-orang Bermasalah Kepribadian
NII Crisis Center: Menag Ke Al Zaytun? Menggelikan
Waspadai Gerakan NII
NII Berubah Jadi Ormas, Tawarkan Kredit Lunak
Mahasiswa Jadi Kekuatan NII di Jakarta Selatan
15 Pelajar Hilang Diduga Terkait NII
NII Crisis Center: Mahasiswi Paling Banyak Hilang Terkait NII
NII Salahgunakan Ajaran Islam untuk Melawan NKRI
Kenali Tanda-tanda Seseorang Telah Terkena Bujuk Rayu NII KW IX
Korban NII: Orangtua Bisa Kafir, Harta Halal
Penggalangan Dana di ATM 100 Persen NII
Benarkah NII KW-9 didalangi
Kesaksian korban rekrutmen NII
Tentang NII KW-9
Upaya PT mencegah NII di kampus
Lian Beruntung Hanya Linglung, Banyak Korban Cuci Otak yang Gila
Ilusi Negara Islam Indonesia
NII Mengincar Anak SMA
Ken Setiawan : Waspada, Ormas MIM adalah NII Gaya Baru
Gerakan NII Sangat Berbahaya Jika DibiarkanSELAYANG PANDANG ORMAS GERAKAN FAJAR NUSANTARA









![]() | Today | 6976 |
![]() | Yesterday | 22737 |
![]() | This week | 89130 |
![]() | Last week | 66438 |
![]() | This month | 246503 |
![]() | Last month | 834606 |
![]() | All days | 8090806 |
Your IP: 38.107.179.240
,
Today: Mei 19, 2012
POLITIK SENSASI DAN EXPLOITASI
Apabila anda mencermati tulisan – tulisan dan reportase – reportase yang ada di majalah Al-Zaytun [ bahkan dicover belakang majalah sekalipun tentang pertanian, peternakan tak lepas dari referensi exlusive yang merujuk pada budidaya di Al Zaytun ] secara kontinyu dari awal pertama terbit hingga edisi terakhir saat terkini pasti anda sepertinya dibuat untuk terus dan selalu tercengang, haru, kagum tiada akhir kepada Al Zaytun. Bukan saja kepada bangunan fisiknya semata, tetapi kalau perlu segala apa dan sesuatu yang terkecil sekalipun yang ada di Al-Zaytun harus dijadikan sebagai bahan sensasi keluar yang mesti dibuat berita besar sedemikian rupa untuk komsumsi luar agar kecurigaan, pelanggaran dan kejahatan ham, publik ummat islam Indonesia dan pihak berwajib tidak mencium adanya gelagat negatif yang sebelumnya telah tersebar santer dalam media – media cetak dan elektronik. Tentu dengan cara pendekatan – pendekatan seperti itu AS Panji Gumilang cs bermaksud untuk menyihir, menutup – nutupi kejahatan yang tidak bisa dilihat secara transparan, menjadi pujian – pujian yang pada akhirnya secara tidak langsung publik telah dijadikan sebagai partner yang dapat mendukung secara moral, membela kepentingan – kepentingan jangka pendek dan jangka panjang AS Panji Gumilang cs, meski sepintas melalui pujian. Contoh beberapa hal kecil yang menjadi bahan sensasi dan expoisasi keluar adalah ;
1. Disini binatang saja dihargai hak – haknya, ada perikebinatangan, rumput saja dihargai hak – haknya untuk tidak dinjak – injak kaki, ada peritumbuhan. Apalagi manusia hak – haknya, tentu ada perikemanusiaan yang dijunjung tinggi [ jawab ; namun kenyataan tidak semanis yang digembar – gemborkan dalam slogannya ‘’ Ma’had Al-Zaytun ; Pusat Pendidikan dan Pegembangan Budaya Toleransi Serta Pengembangan Buaya Perdamaia. Namun Pelanggaran, kejahatan kemanusiaan secara sistematis terus berjalan disini Terhadap para karyawan pembanguan yang berseragam werpak kuning dan mudarris dan mudarrisa.
Burung – burung merpati dan ikan – ikan yang berada di Al –Zaytun saja melakukan shodaqoh, lalu bagaimana dengan kita, apakah kalah dengan ikan.[ disebelah Masjid Al Hayat ada sebuah kolam ikan yang kurang lebih luasnya 400 meter persegi, pintu masuk ke arah kolam ikan ada counter yang menjual pakan untuk ikan dan burung, dengan embel – embel shodagoh kepada burung dan ikan.
3. Untuk memenuhi kebutuhan pangan dan lauk pauknya, kita memakai ikan hasil produksi dan budidaya sendiri, sehingga bisa tercukupi kebutuhan gizinya. [ jawab; padahal kenyataan ikan – ikan yang dikomsumsi di Al- Zaytun bagi warga Al-Zaytun adalah bukanlah dari hasil produksi sendiri, tetapi dikirim dari supplier luar. Kalaupun ada ikan hasil dari budiadaya sendiri tidaklah sepadan dengan kebutuhan yang besar dan lahan budidadaya yang kecil, bahkan kalau kita lihat sesungguhnya hanyalah kolam – kolam sample bersama laboratium - laboratorium untuk pembibitan ikan yang kemudian dijual ke luar, jadi aroma bisnis dan unsur politisasi lahan lebih kental dan tendensius daripada apa yang sesungguhnya terjadi].
4. Tentang peternakan di Al Zaytun yang baru kemarin pagi [ red; belum lama ] melakukan budidaya tersebut dan belum kelihatan hasilnya, tetapi berita dan slogan – slogannya di majalah Al Zaytun penuh propaganda dan omong besar, seperti ‘’ KITA TINGKATKAN QUALITA DAN QUANTITY TERNAK UNTUK SUMBANGSIH PETERNAKAN DUNIA’’. Sebagai contoh saja jika anda melihat ternak sapi pedaging dan perah, yang begitu bagus, mungkin anda tak habis pikir, Apa memang Al Zaytun pernah memberikan hasil konribusinya terhadap peta peternakan di Jawa Barat, Jabotabek, Indonesia dalam waktu yang relatif singkat. Ditingkat local dan daerah saja belum ketahuan sumbangsihnya, tetapi kenapa kok sudah bicara tentang sumbangsihnya terhadap peternakan dunia. Apa ini bukannya irasional, dagelan orang yang memang suka memgelabui mata publik dengan tujuan – tujuan politisnya yang lebih dominan. Mungkin anda akan benar – benar percaya jika peternakan sapi dari Madura, Bali, NTT dan sapi – sapi import dari Australia, Inggris dan Amerika sumbangsihnya terhadap kebutuhan akan daging di pentas nasional Indonsia, sudah terbukti. Lho kalau peternakan yang ada di Al Zaytun ini lebih besar gembar – gembor dan publikasinya, daripada hasil konkrit dan sumbangsihnya, apakah ini bukannya lacur, wong peternakann sapi dan sapinya saja berasal dari sapi Tapos, pemberian keluarga Soeharto dan diternakan kembali di Al Zaytun kok bicara tentang mutu ternak dunia dan sumbangsih ternak Al Zaytun di pentas dunia [ hal ini berdasar pengakuan dan kesaksian dari mantan anggota Tibmara dan Garda Mahad, bahkan pengiriman – pengiriman sapi yang dari Tapos dilakukan agar sampai di Al Zaytun tengah malam/ dini hari, sehingga jauh dari kecurigaan dari karyawan atau pun orang luar ].
5. Kita sering terlena dan tidak habis pikir ketika membaca di Majalah Al Zaytun dan pernyataan – pernyataan lisannya AS Panji Gumilang di depan para tamu dan wali santri bahwa orientasi target kedepan olahraga Al Zaytun adalah berbicara ditingkat panggung dunia yaitu, Oliampiade Beijing , di Cina tahun 2008. Pernyaatan ini bisa dikatakan bagai pungguk merindukan bulan, mimpi kali . Bagaimana mungkin, lihat saja tentang prestasi Olahraga Al Zaytun baik di tingkat local maupun nasional belum bisa bicara banyak, tengok saja pada pelaksanaan POSPENAS [ Pekan Olahraga dan Seni Santri Nasional ] 28 Oktober – 1 November 2001 saja tidak menjadi juara umum tetapi kok sudah begitu muluk – muluk dengan mengatakan mau bicara di tingkat dunia pada olimpiade tahun 2008, apa itu nggak keblinger namanya, untuk pengadaan makanan yang bergizi untuk santri di Al Zaytun biasa saja sudah pusing memikirkannya, bagaimana lalu tentang gizi – gizi Atlit, dari persiapan akomodasi dan lain – lainya hinggga keberangkatanya di Olimpiade Beijing 2008, omong besar, bukankah butuh biaya yang besar. Ini hanyalah kampanye akal – akalan AS Panji Gumilang saja, agar dapat acungan jempol dari publik sehingga kebobrokan – kebrobokan yang telah diketahui umum tidak menyurutkan masyarakat untuk menyekolahkan anak – anaknya disini. Sekedar tahu saja, berdasarkan pengamatan kami, sewaktu awal – awal pertama kali ke Ma’had Al Zaytun antara tahun ajaran 1999 / 2000 sampai dengan 2001 melakukan penerimaan santri dikenakan biaya pendidikan setiap santrinya sebesar 1200 dollar, dan dalam pernyataan penyataan di Majalah – majalah Al Zaytun dikatakan, bahwa biaya sebesar 1200 dollar sudah termasuk biaya makan, kataklanlah biaya makanya sebesar Rp 3.000 per sekali makan, lalu bagaimana yang ketika itu jumlah santrinya sekitar 5.000 an dikalikan dengan tiga kali makan dan kemudian dikalikan sekian bulan, sekian tahun selama si santri masih disini.Tentu dibelakang kemudian ujung – ujungnya adalah defisit anggaran antara penerimaan dan pengeluaran, itu baru dari menu makan yang biasa – biasa saja, lalu bagaimana kalau menu makanan yang memenuhi standar gizi bagi santri – santrinya dan kini jumlah santrinya yang telah mencapai diatas 15.000 an , terlebih untuk atlit – atlit Al Zaytun yang katanya mau dikirim Ke Olimpiade Beijing, sehingga tidak kaget kalau dari tahun – ke tahun biaya pendidikan dan biaya lain – lainya di Al Zaytun semakin mahal dan semakin dikomersilkan. Jadi apa yang dikatakan AS Panji Gumilang itu adalah akal bulusnya dia saja, jangan percaya dan menelannya mentah – mentah. Jadi tidak mungkin itu.
6. Tentang pencanangan serentak pembangunan Mahad Asas di 100 kota di Indonesia, yang ketika itu dicanangkan sekitar pertengahan tahun 2001 dan di expose habis di Majalah Al Zaytun, semakin menunjukkan citra bahwa dia AS Panji Gumilang adalah termasuk si pembohong besar yang baru kami temukan dimuka bumi ini yang tidak mempunyai rasa malu lagi, tapi anehnya kok orang – orang yang merasa terdidik, punya jabatan, punya gelar kyai dan haji kok bicara ngalor ngidul dan masih percaya bahkan tersenyum dan bercengcrama manis dengannya [ lihatlah foto – foto di majalah Al Zaytun]. Lho bagaimana tidak saya katakan pembohong besar, pembangunan ma’had asas sampai tahun 2003 yang di bangun saja baru didaerah kabupaten Subang dan pengiriman muadhof/ karyawan pembangunannya juga diketahui oleh warga internal Al Zaytun untuk daerah Subang, lho hitungannya kok dari mana kok bicara 100 kota di seluruh Indonesia, apa itu tidak ngawur, apa itu bukan namanya pembodohan kepada publik dan kebohongan pada publik. Kalau memang yang dimaksud adalah pencanangan secara serentak di 100 kota diseluruh Indonesia berarti pengertiannya adalah, bahwa pendukung baik sarana dan prasarananya itu telah siap dan ada, namun kenyataanya bahwa muadhof/ karyawan pembangunan saja baru sebatas daerah Indramayu [ red; Ma’had Al Zaytun ] dan kemudian Subang, tentang tenaga kerjanya saja itu dikirim dari Mahad Al Zaytun Indramayu. Dan perlu diketahui juga bahwa AS Panji Gumilang cs didalam operasional pembangunan sarana pendidikan tidak akan pernah dan tidak akan sama sekali memakai tenaga kerja luar. Karena pertimbangannya adalah beresiko besar dan mengeluarkan dana yang besar untuk membayar buruh – buruh bangunannya , disamping tidak pernah diindoktrinasi oleh ajaran – ajaran NII KW IX Abu Toto, yang bisa cukup dibayar Rp. 50.000 / bulan dengan jam kerja tidak manusiawi/ tak terbatas, juga ditakutkan adalah rahasia – rahasia kedoknya bisa terbongkar ke luar.
7. Tentang buah tin dan zaytun yang ditanam di Ma’had Al Zaytun , yang bisa tumbuh subur dan berbuah ditanah kering dan tandus. Konon katanya bahwa buah tersebut hanya dapat tumbuh dan berbuah dengan baik hanya dinegeri asalnya, yaitu Yordania bahkan dengan penuh bangga pihak AS Panji Gumilang cs mengatakan ini sebagai hal yang ajaib dan luar biasa yang patut diacungi jempol dalam dunia pertanian di Indonesia, karena baru satu – satunya di Indonesia yang berhasil melakukakan tersebut. Yang patut disayangkan dan dipersoalkan kami bukanlah masalah ajaib dan luar biasanya buah tin dan zaytun yang ditanam didaerah kering dan tandus itu. Tapi adalah sebuah kemustahilan besar jika tanaman tersebut tanpa adanya suatu pmeliharaan dan perawatan yang baik dan kontinue baik dimusim hujan dan terlebih di musim kemarau, lihatlah muadhof – muadof/ pekerja –pekerja bagian pertanian yang menjaga, memberi pupuk, merawat, menyirami terus – menerus tanaman tersebut tanpa henti setiap hari [ red; akibat exploitasi perbudakan terhadap pekerja bewerpak kuning ] sehingga tidak aneh [ logis ] kalau nantinya buah tersebut bisa tumbuh subur dan berbuah. Bagi kami tentang ajaib dan luar biasa tentang buah tin dan zaytun yang ditanam di Ma’had Al Zaytun, adalah hal biasa dan normal – normal saja dan itu hanya masalah kecil yang terlalu dibesar – besarkan AS Panji Gumilang. Jadi bersikap wajar – wajar saja, terlalu pagi kiraya untuk mengambil kata ajaib untuk Al Zaytun.
Sebagai pembanding tentang buah tin dan buah zaytun, bisa dilihat dari artikel di Kompas tanggal 4 Mei 2005 yang berjudul ‘ Prakoso Heryono, menginginkan Lengkeng Pinpong Jadi Unggulan’ yang membahas buah impor/ luar negeri yang bisa dibudidayakan di Indonesia.
……………………………………………………………………………Prakoso tak sekadar berbicara atau melemparkan ide karena ia telah membuktikan bahwa buah – buahan impor tersebut bukan tidak dapat dikembangkan di Indonesia, khususnya didaerah dataran rendah yang iklimnya relatif panas. Ini dibuktikannya dengan menanam dan mengembangkan berbagai jenis tanaman dan megembangkan berbagai jenis tanaman buah dari luar negeri. Bukan hanya dari negara tropis dan terbukti berhasil berbuah dikebunnya.
Bagi Prakoso, jangan pernah mengatakan tak bisa jika belum mencoba.
……………………………………………………………………………………
8. Ma’had Al Zaytun sebagai sebuah institusi pendidikan, bisa penulis katakan hanyalah sebagai kedok/ base camp/ wadah/ sarana dan prasarana legalitas bagi berjalannya roda – roda kepentingan – kepentingannya semata ( juga bisa dikatakan modus operandinya mirip money laundring: pencucian atas hasil kejahatan, penipuan dan pemerasan dengan bentuk institusi pendidikan ) agar tidak mecolok/ kentara kelihatan bila dilihat dari luar, maka jikapun ada terjadi kejahatan ham, pembajakan dan pelanggaran atas hak cipta atas sebuah buku, maka siapa yang akan mengira/ tahu kalau sesungguhnya didalam benteng – benteng pesantren Al Zaytun itu telah terjadi praktek – praktek illegal yang sudah lama tapi tidak tercium, terbongkar dan ditindak tegas, apalagi jika dihubungkan dengan mottonya ‘’ PUSAT PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN BUDAYA TOLERANSI SERTA PENGEMBANGAN BUDAYA PERDAMAIAN ‘’ , justru semakin tambah anti klimaks dengan apa yang selalu mereka dengung – dengungkan, bangga – banggakan di Majalah Al-Zaytun dengan kondisi realitas yang ada, lalu terus dimana letak konteks budaya toleransi dan budaya perdamaian, apakah ditaruh ditempat keranjang sampah atau apakah sekedar slogan – slogan bombastis [ omong besar ] semata, sebagai pemanis bibir ditengah gelegak dahaga ummat islam yang telah lama merindukan kebangkitan islam di abad 21, omong kosong. Mungkinkah konteks budaya toleransi dan damai hanya tepat dalam konteks persengkokolan, kebohongan dan kepalsuan. Dan jawaban untuk itu terang sekali dengan apa yang tertulis disampul belakang buku ‘’ BUNKER AL-ZAYTUN, FAKTA KESESATAN TAFSIR NII PANJI GUMILANG ‘’ [ M. Amin Djamaluddin, penerbit Darul Falah, Feb. 2003 ]
Teruntuk
Orang – orang atau instansi sipil maupun militer yang membuta tuli, tidak mau tahu dan pura – pura tidak tahu, tidak peduli dan lepas tangan akan kedzaliman dan kesesatan yang dilakukan oleh sebuah gerakan makar yang mengatasnamakan Negara Islam Indonesia yang bermarkas di Pesantren Al Zaytun, Indramayu – Jawa Barat.
Ketidakpastian hukum dan tindakan lamban yang dipertontonkan oleh para elit ulama yang katanya bertanggung jawab mengawal akidah ummat; atau pun mereka para elit politik dan militer [ intelijen ] yang selalu mengatasnamakan Nasionalisme, MPR, MUI, DEPAG, POLRI, BIN dan instansi lainnya yang berkompeten tidak mampu mencegah, bahkan mengobati kedzaliman dan kesesatan yang kian hari semakin meluas dan mengganas.
Akankah mereka terus membuta-tuli padahal telah nyata dan jelas kesesatan dan kejahatan yang diakibatkan oleh gerakan NII Al Zaytun. Argumentasi apa yang membutatulikan hati nurani mereka , ataukah kejahatan Orde Baru belum selesai. Dimana hati nurani ummat, kapan rakyat bergerak melibas ‘’ Sang Konspirator ‘’.
Pemutakhiran Terakhir (Rabu, 09 Mei 2012 10:52)











