KECEMASAN PARA PERWAKILAN YPI YANG REKRUT SANTRI

Konsultasi MUI


K.H Mahruf Amin

0816790343

Amidhan

081172000

Aminudin Yakub

0818404946

K.H Kholil Ridwan

0816882911

Orang – orang yang tergabung dalam kepengurusan perwakilan YPI Al-Zaytun di berbagai daerah Indonesia sering bercerita kepada kami sewaktu perayaan 1 hiriyah; bahwa mereka merasa stress berat dan sangat terbebani dengan tugasnya dalam melakukan perekrutan terhadap calon – calon santri, apalagi antara omongan dan fakta – fakta dilapangan jauh berbeda, contoh sederhana; mengenai gizi terhadap santri yang mondok/ study di Al Zaytun yang harus memenuhi standar gizi, kalori per hari sekian – sekian, tetapi kenyataannya jauh dari apa yang diharapkan. Kecemasan para orang – orang perwakilan YPI sebagai perwakilan Al-Zaytun di daerah – daerah Indonesia sangat beralasan karena mereka ini sendiri tahu terhadap kondisi dan realitasnya yang ada, sehingga jika nanti ada yang sudah terlanjur mendaftar dan menjadi santri maka kecemasan – kecemasan itu menjadi bukti – bukti di mata santri itu sendiri, sehingga mengancam keamanan dan keselamatan dari para perwakilan YPI Al-Zaytun yang ada didaerah, karena sudah melakukan kebohongan pada publik, apalagi mereka didalam mengadakan presentasi terhadap para orangtua – orang tua calon santri menunjukkan majalah – majalah Al-Zaytun dan dukungan – dukungan para pejabat sebagai referensi utama, dengan tidak mendengar issu – issu negatif yang sebenarnya telah terjadi. Maka ketakutan orang – orang perwakilan YPI seolah menjadi bom waktu saja, sebab – jika para santri telah melihat sendiri atau mungkin para orang – orang tua santri sendiri telah membuktikkannya benar – benar, maka orang – orang perwakilan YPI Al-Zaytun di daerah itu yang akan didemo dan dituntut balik duluan karena telah membohongi publik secara sistematis, meski sebelum menjadi calon santri telah diberi latihan untuk menghafal juz amma sebagai salah satu persyaratan diantaranya, namun hal itu tidak bisa menepis kecemasan para petugas YPI Al-Zaytun didaerah.

  • Share/Bookmark